Jamsostek Kendari Salurkan Beasiswa Rp332,400 Juta

id beasiswa Jamsostek

Jamsostek Kendari Salurkan Beasiswa Rp332,400 Juta

Serahkan bantuan beasiswa. Nampak Kabid Pelayanan Jamsostek Kendari Kunyata Fadilah (kanan) didampingi Bagian Relation Ship Officer Irawan Bayu Aji (kiri) menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada salah seorang anak penerima beasiswa di kantor PT J

Kendari,  (Antara News) - PT Jamsostek Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara selama 2013 telah menyalurkan bantuan beasiswa sebesar Rp332,400 juta kepada 170 anak siswa SD, SLTP dan SLTA serta mahasiswa Perguruan Tinggi.

Kepala Bidang Pelayanan PT Jamsostek Kendari Kunyata Fadilah yang didampingi Relation Ship Officer mengemukakan di Kendari, Selasa, penyaluran beasiswa itu merupakan program bantuan Dana Peningkatan Kesejahteraan (DPK) peserta PT Jamsostek yang diberikan setiap tahun.

Menurut Kunyata, sebanyak 126 anak menerima beasiswa dengan nilai Rp247,200 juta pada peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2013 dan 44 lainnya dengan nilai Rp85,200 juta menerimanya belum lama ini.

Ia menambahkan, besaran bantuan bagi peneriama beasiswa tergantung dari tingkatan sekolah penerima beasiswa. Untuk anak SD dan SLTP besaran beasiswa masing-masing Rp1,8 juta sedangkan SLTA dan mahasiswa sebesar Rp2,4 juta per tahun.

Sebelumnya, Kepala PT Jamsostek Cabang Kendari Abdul Rahman Harun mengatakan besaran dana beasiswa bagi penerima tahun ini sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

Dana beasiswa yang belum disalurkan tinggal untuk dua orang siswa dan diharapkan akhir Oktober ini sudah diserahkan sehingga jumlah dana yang dilaurkan rahun ini sama dengan 2012 yakni sebesar Rp336 juta.

Beasiswa ini diharapkan meringankan orang tua penerima yang umumnya peserta jamsostek, dalam membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Siswa SD hingga SLTA yang berhak mendapatkan beasiswa disyaratkan memiliki nilai ujian rata-rata tujuh, sedangkan mahasiswa memiliki IPK minimal 2,75 dan orang tuanya sudah menjadi peserta jamsostek minimal satu tahun dengan upah yang dilaporkan ke Jamsostek tidak lebih dari 300 persen dari upah minimun yang berlaku.

Artinya, penerima beasiswa adalah anak yang berprestasi di sekolah atau kampus masing-masing dan orang tuanya adalah karyawan peserta Jamsostek yang masih dalam kategori ekonomi lemah.
Pewarta :
Editor: Abdul Azis Senong
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar