Denpasar, Bali (ANTARA News) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Armida Alisjahbana mengatakan, dalam waktu dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengeluarkan Intruksi Presiden (Inpres) mengenai penghematan energi secara bertahap.
"Instansi pemerintah, mulai dari kementerian diharapkan dapat memberikan contoh penghematan energi tersebut," kata Armida yang juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional itu saat menyampaikan sambutan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Bali di Denpasar, Senin.
Presiden, lanjut dia, selain akan mengeluarkan Inpres juga telah menyampaikan lima arahan kepada para menteri yakni, kebijakan pengamanan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Nasional Perubahan (APBN-P) 2012; kebijakan penerimaan negara yang bukan pajak dalam segala lini; penghematan energi secara bertahap; kebijakan penggunaan gas domestik untuk menggerakan sektor riil terutama industri dan pembangkit listrik; dan peningkatan investasi yang didukung oleh iklim dan peraturan yang kondusif.
Menurut dia, dari lima arahan itu, penghematan energi secara bertahap menjadi salah satu fokus utama.
Inpres tentang penghematan energi secara bertahap tersebut akan dimulai dari instansi pemerintah, BUMN, dan pihak swasta, serta masyarakat umum.
"Penghematan tersebut bisa dimulai dengan cara-cara sederhana seperti mengatur penggunaan AC dan lampu. Paling tidak para menteri terkait harus benar-benar melaksanakan arahan ini dalam beberapa minggu ke depan," ucapnya.
Sementara itu, terkait dengan kebijakan penggunaan gas domestik termasuk pula usaha konversi dari bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG).
"Langkah konkretnya, kita semua bisa memulai dari angkutan umum di perkotaan dan industri yang sebelumnya menggunakan BBM ke BBG," kata Armida.

