Wangi-wangi (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tengah merancang penataan kota Wangi-wangi, ibu kota Kabupaten Wakatobi, dengan menempatkan laut sebagai halaman depan rumah warga.
"Selama ini, laut menjadi halaman belakang rumah-rumah warga yang berjejer di pinggir pantai, sehingga dari arah laut wajah kota tampak kumuh dan jorok," kata Kepala Dinas Tata Ruang Kabupaten Wakatobi, La Djumadi di Wangi-wangi, Senin.
Selain akan membuat wajah kota tampak lebih indah, penempatan laut sebagai halaman depan rumah warga tersebut juga menjadikan laut terutama di wilayah pesisir pemukiman warga bebas dari sampah, baik sampah plastik maupun sampah-sampah lainnya
"Pokoknya, penempatan laut sebagai halaman depan rumah warga ini selain membuat wajah kota lebih indah, juga menyelamatkan laut dari berbagai pencemaran," katanya.
Menurut dia, wilayah Wakatobi memiliki luas kurang lebih 1,5 juta hektar. Wilayah seluas itu, 97 persen merupakan laut, sedangkan daratanya hanya tiga persen.
Karena itu kata dia, menyelamatkan laut dari berbagai pencemaran, merupakan hal yang sangat penting dan strategis, sebab sebagian besar penduduk Wakatobi menggantungkan hidup dari hasil laut.
"Kalau laut kita terganggu karena pencemaran, dampaknya akan sangat menyulitkan banyak warga dalam memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Karena itu, menjadi kewajiban pemerintah dan semua pihak untuk menjaga keselamatan laut Wakatobi," katanya.
Ia mengatakan sebelum menata kota Wangi-wangi dengan menempatkan laut sebagai halaman depan rumah warga tersebut, akan lebih dahulu dibuka jalan poros yang melintasi sepanjang pinggir pantai.
Di sepanjang ruas jalan tersebutlah ujarnya rumah-rumah warga akan ditempatkan. Dengan begitu, dari arah laut wajah kota akan tampak indah karena yang kelihatan dari laut bagian depan rumah.
"Dalam menatang Kota Wangi-wangi ini, kami menggunakan tenaga konsultan pakar tata kota dari Universitas Indonesia," katanya. (Ant).

