TNI AL tetap siaga dan terus berpatroli selama libur Lebaran
Jumat, 5 April 2024 16:09 WIB
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali berfoto bersama pejabat TNI AL dan mitra TNI AL saat acara pelepasan KRI Banda Aceh-593 yang berlayar ke Semarang dan Surabaya mengantar pemudik dalam program mudik gratis TNI AL di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat (5/4/2024). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.
Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menegaskan TNI AL tetap siaga dan terus berpatroli selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Dia menjelaskan TNI AL justru meningkatkan pengawasan selama periode libur itu, karena sering kali pelaku kejahatan memanfaatkan celah untuk berbuat pidana selama tanggal merah.
“Jadi, kami selalu ada kapal siaga, baik dalam kondisi mudik dan normal. Dan, untuk kondisi lebaran ini tentu kami lebih siagakan, karena biasanya pada saat-saat kritis inilah ada yang mencoba-coba untuk melakukan kegiatan ilegal,” kata Laksamana Ali menjawab pertanyaan ANTARA saat jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat.
Dia melanjutkan kapal-kapal TNI AL yang siaga di antaranya mencakup kapal-kapal patroli, kapal-kapal yang siaga untuk operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) apabila terjadi kecelakaan di laut.
Dalam kesempatan yang sama, Ali menyampaikan TNI AL juga mengerahkan beberapa satuan setingkat batalyon dan setingkat kompi untuk membantu Polri menjaga keamanan selama arus mudik, libur lebaran, dan arus balik.
“Untuk pengamanan Idul Fitri, kami BKO Operasi Ketupat. Kemarin, Panglima TNI (Jenderal TNI Agus Subiyanto, red.) sudah menjelaskan, kami siapkan beberapa satuan setingkat batalyon dan setingkat kompi untuk pengamanan. Berapa pun yang dibutuhkan oleh Polri, kami siapkan untuk pengamanan Idul Fitri ini,” kata Ali.
TNI AL dalam rangkaian menuju libur Idul Fitri 1445 Hijriah mengerahkan satu kapal perangnya, KRI Banda Aceh-593, untuk mengangkut 1.026 pemudik berikut motor-motor mereka ke Semarang, Jawa Tengah, dan Surabaya, Jawa Timur. Kapal itu berangkat dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat, dan dijadwalkan sampai di Semarang pada Sabtu (6/4), dan tiba di Surabaya, Minggu (7/4).
Ali menjelaskan TNI AL berinisiatif membuat program mudik gratis kapal perang itu karena ingin membantu pemerintah menurunkan angka risiko kecelakaan lalu lintas yang sering kali korbannya pemudik yang mengendarai sepeda motor ke kampung halamannya.
“Kalau mereka mengendarai motor dari Jakarta-Surabaya kan tentu bahayanya cukup banyak. Tetapi, kalau di sini, di atas kapal, mereka bisa istirahat,” kata Ali.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AL tetap siaga dan terus berpatroli selama libur Idul Fitri
Dia menjelaskan TNI AL justru meningkatkan pengawasan selama periode libur itu, karena sering kali pelaku kejahatan memanfaatkan celah untuk berbuat pidana selama tanggal merah.
“Jadi, kami selalu ada kapal siaga, baik dalam kondisi mudik dan normal. Dan, untuk kondisi lebaran ini tentu kami lebih siagakan, karena biasanya pada saat-saat kritis inilah ada yang mencoba-coba untuk melakukan kegiatan ilegal,” kata Laksamana Ali menjawab pertanyaan ANTARA saat jumpa pers di Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat.
Dia melanjutkan kapal-kapal TNI AL yang siaga di antaranya mencakup kapal-kapal patroli, kapal-kapal yang siaga untuk operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) apabila terjadi kecelakaan di laut.
Dalam kesempatan yang sama, Ali menyampaikan TNI AL juga mengerahkan beberapa satuan setingkat batalyon dan setingkat kompi untuk membantu Polri menjaga keamanan selama arus mudik, libur lebaran, dan arus balik.
“Untuk pengamanan Idul Fitri, kami BKO Operasi Ketupat. Kemarin, Panglima TNI (Jenderal TNI Agus Subiyanto, red.) sudah menjelaskan, kami siapkan beberapa satuan setingkat batalyon dan setingkat kompi untuk pengamanan. Berapa pun yang dibutuhkan oleh Polri, kami siapkan untuk pengamanan Idul Fitri ini,” kata Ali.
TNI AL dalam rangkaian menuju libur Idul Fitri 1445 Hijriah mengerahkan satu kapal perangnya, KRI Banda Aceh-593, untuk mengangkut 1.026 pemudik berikut motor-motor mereka ke Semarang, Jawa Tengah, dan Surabaya, Jawa Timur. Kapal itu berangkat dari Dermaga Kolinlamil, Jakarta, Jumat, dan dijadwalkan sampai di Semarang pada Sabtu (6/4), dan tiba di Surabaya, Minggu (7/4).
Ali menjelaskan TNI AL berinisiatif membuat program mudik gratis kapal perang itu karena ingin membantu pemerintah menurunkan angka risiko kecelakaan lalu lintas yang sering kali korbannya pemudik yang mengendarai sepeda motor ke kampung halamannya.
“Kalau mereka mengendarai motor dari Jakarta-Surabaya kan tentu bahayanya cukup banyak. Tetapi, kalau di sini, di atas kapal, mereka bisa istirahat,” kata Ali.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: TNI AL tetap siaga dan terus berpatroli selama libur Idul Fitri
Pewarta : Genta Tenri Mawangi
Editor : Zabur Karuru
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Harga daging sapi dijaga tetap stabil, Mentan instruksikan pengawasan ketat RPH
03 February 2026 11:29 WIB
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Menkomdigi tekankan peran strategis ANTARA dalam komunikasi publik pemerintah
04 February 2026 20:09 WIB
KSP tegaskan dukung LKBN ANTARA sebagai ekosistem narasi utama Pemerintah
03 February 2026 21:44 WIB
Presiden Prabowo soroti lingkungan di Bali kotor, minta Pemda libatkan siswa bersihkan sampah
03 February 2026 10:05 WIB
Presiden Prabowo janji salurkan kapal tangkap ikan 5 GT hingga 30 GT ke desa nelayan
03 February 2026 9:54 WIB
BMKG: Mayoritas kota-kota besar berpotensi berawan dan diguyur hujan ringan
02 February 2026 9:29 WIB
Presiden Prabowo dijadwalkan buka Rakornas Pemerintah Pusat-Daerah 2026 di Sentul
01 February 2026 20:55 WIB
Dirut paparkan rencana ANTARA sebagai ekosistem informasi negara saat rapat DPR
28 January 2026 12:44 WIB