Kolaka (ANTARA News) - Sekretaris Daerah Kolaka, Ahmad Safei mengatakan, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM-MP) merupakan program pasrtisipatif masyarakat.

"Program partisipatif melibatkan masyarakat secara luas dalam keikutsertaan menyukseskan PNPM-MP dengan harapan kegiatan itu dapat lebih ditingkatkan," kata Ahmad Safei pada pembukaan acara Semiloka PNPM-MP di Kolaka, Selasa.

Menurut Safei, program PNPM-MP ini merupakan wujud bagaimana merubah pola pikir masyarakat dalam mengembangkan daerahnya untuk tersentuh program tersebut.

"Jika Pemkab Kolaka juga membantu dengan dana dari APBD untuk program PNPM ini, sehingga program ini harus berjalan efektif dalam kehidupan masyarakat," jelas Safei.

Safei mengatakan, dana yang bersumber dari bantuan Pemkab Kolaka sebesar Rp2 miliar lebih dari Rp41 miliar dana PNPM-MP yang diberikan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah ini harus dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membangun wilayahnya sesuai dengan program yang ditetapkan bersama.

"Dalam program ini tidak ada lagi camat yang mengelola proyek itu seperti tahun-tahun sebelumnya," tegas Ahmad Safei yang mantan Kepala Badan Pembangunan Masyarakat Desa (BPMD) Kabupaten Kolaka.

Kegiatan Semiloka PNPM-MP yang dihadiri anggota DPRD dan unsur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) serta samat se-Kabupaten Kolaka itu juga Wakil Ketua DPRD Kolaka, Suaib Kasra dan Kepala BPMD Kolaka, Ahmad F.

Dari dua puluh kecamatan yang ada di Kabupaten Kolaka, 18 kecamatan di antaranya pengelola PNPM Masyarakat Pedesaan, dan dua Kecamatan yang mengelola PNPM Perkotaan yakni Kecamatan Kolaka dan Kecamatan Latambaga. (Ant).