Logo Header Antaranews Sultra

Kemenag Sultra raih penghargaan pengelola Informasi Kemenag Award 2025

Selasa, 2 Desember 2025 13:39 WIB
Image Print
Kanwil Kemenag Sultra H. Mansyur saat menerima penghargaan Humas Kemenag Award 2025 dari Menag RI KH.Nasaruddin Umar. (Antara/HO)

Kendari (ANTARA) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara raih penghargaan Humas Kemenag Award 2025 kategori Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Kanwil Kemenag Provinsi Kualifikasi Informatif.

Keterangan dari Humas Kanwil Kemenag Sultra, Selasa, mengatakan malam penganugerahan Humas Kemenag Award 2025 di terima langsung Kakanwil Kemenag Sultra, H.Mansyur pada malam penganugerahan Humas Kemenag Award, yang digelar di Hotel Aryaduta Jakarta Pusat, Senin malam.

Humas Kemenag Award 2025 mengangkat tema “Satu Kemenag, Berjuta Cerita Baik”, dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar.

Menag RI menegaskan bahwa kerja humas bukan sekadar komunikasi, tetapi bagian dari identitas moral Kemenag.

“Tema malam ini bukan sekadar slogan. Ini identitas kita sebagai kementerian yang bekerja dengan nilai, empati, dan tanggung jawab moral,” ujarnya.

Menag juga menekankan perubahan paradigma komunikasi publik Kemenag ke arah yang lebih berdampak dan human-centered. Bukan lagi Kemenag yang bicara, tapi umat yang memberikan testimoni, bukan klaim tapi pengakuan.

Menag menginginkan, arah komunikasi publik Kementerian Agama ke depan tidak sebatas program dan kinerja, tetapi harus lebih mencerminkan dampak yang dirasakan umat.

Pada malam penghargaan tersebut, Menag menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan humas dan media yang selama ini menjaga narasi positif Kemenag.

"Penghargaan ini hanyalah simbol. Yang kita rayakan sesungguhnya adalah integritas, kerja senyap, dan komitmen untuk menjaga reputasi Kementerian Agama,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Menag mengajak seluruh insan humas Kemenag untuk terus menyalakan cerita-cerita kebaikan dari berbagai pelosok negeri sebagai bagian dari pelayanan publik yang inklusif.



Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2026