Sebanyak 3.606 KPM Buton Selatan terima beras masa PPKM

id Bansos,PPKM, bantuan beras, Buton Selatan

Sebanyak 3.606 KPM Buton Selatan terima beras masa PPKM

Kadis Kominfo Buton Selatan, Djafar menyalurkan bantuan beras PPKM, di daerah itu, Minggu. (Foto Antara/HO-Diskominfo Busel)

Buton Selatan (ANTARA) - Sebanyak 3.606 keluarga penerima manfaat (PKM) Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara menerima bantuan beras dari pemerintah daerah setempat terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Baubau, Minggu, penyaluran bantuan beras kepada warga di Kecamatan Sampolawa dan Lapandewa itu diterima di kantor desa/kelurahan masing-masing dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. 

Di Kecamatan Sampolawa, jumlah penerima sebanyak 2.500 KPM yang tersebar di 16 desa/kelurahan, yakni Desa Bahari 113 KPM, Bahari II 95, Bahari III 162, Bangun 150, Gerak Makmur 183, Gunung Sejuk 151, Hendea 162, Jayabakti 253, Katilombu 209, Lipumangau 111, Sandang Pangan 218, Tira 199, Todombulu 134, Watiginanda 91, Wawoangi 169, dan Windu Makmur 100 KPM.

Sementara di Kecamatan Lapandewa, jumlah penerima sebanyak 1.106 KPM tersebar di 7 desa, yakni Desa Burangasi 195 KPM, Burangasi Rumbia 185, Gayabaru 146, Lapandewa 170, Lapandewa Jaya 105, Lapandewa Kaindea 201, dan Lapandewa Makmur 104 KPM.

Bupati Buton Selatan La Ode Arusani mengatakan bantuan yang disalurkan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di masa pandemi seperti saat ini.

"Jangan dilihat jumlahnya, ini adalah bentuk perhatian pemerintah dan semoga dapat bermanfaat bagi seluruh penerima. Masing-masing KPM menerima 10 kg beras," katanya.

Bupati Arusani juga menitip pesan kepada seluruh masyarakat agar selalu berdoa terutama di malam-malam Jumat demi keselamatan negeri Buton Selatan dan dapat terhindar dari COVID-19.

Sebelumnya, pembagian bantuan beras itu disalurkan di Kecamatan Batauga dengan jumlah 1.786 KPM.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021