
Sebanyak 67.124 warga Kendari sudah divaksinasi COVID-19

Kendari (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan, sebanyak 67.124 warga di daerah itu sudah menjalani vaksinasi COVID-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona.
Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum di Kendari, Minggu mengatakan, vaksinasi COVID-19 di daerah itu menyasar 227.079 orang di antaranya tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lanjut usia, masyarakat rentan dan masyarakat umum.
"Progres vaksinasi hingga hari ini sudah mencapai 67.124 orang atau 29,56 persen dari target sasaran," kata dia.
Rahminingrum menyampaikan, saat ini vaksinasi terus digenjot pihaknya guna percepatan capaian target sasaran vaksinasi.
"Masyarakat umum sudah dapat mengikuti vaksinasi dengan ketentuan 18 tahun ke atas bisa datang ke posko yang ada di Dinas Kesehatan dan semua puskesmas di Kota Kendari," ujar dia.
Vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan di kota itu sudah dilakukan kepada 5.423 orang atau mencapai 130,64 persen dari 4.151 sasaran. Sementara dosis kedua sudah diberikan kepada 4.880 orang atau 117,56 persen dari sasaran.
Selanjutnya, bagi petugas publik mencapai 36.985 orang atau 97,82 persen dari 37.810 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai 19.151 orang atau 50,65 persen dari sasaran.
Sementara bagi kelompok lansia, penyuntikan dosis satu sudah dilakukan kepada 6.678 orang atau 35,84 persen dari 18.634 sasaran. Lalu dosis kedua mencapai 3.396 orang atau 18,22 persen dari sasaran.
Kemudian, bagi masyarakat rentan masih mencapai 54 orang atau 5,88 persen dari 918 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai tiga orang atau 0,33 persen dari sasaran.
"Berikutnya, vaksinasi masyarakat umum mencapai 17.984 orang atau 10,86 persen dari 165.566 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai 1.235 orang atau 0,75 persen dari sasaran.
Rahminingrum mengingatkan meskipun saat ini telah ada program vaksinasi, namun ia mengajak untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dalam menjalankan aktivitas sehari-hari mulai memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keramaian dan mengurangi mobilitas guna menekan angka kasus penyebaran COVID-19 yang saat ini semakin meningkat.
"Protokol kesehatan itu penting, jangan lengah untuk menerapkannya, kita tidak boleh acuh meskipun kita sudah mendapatkan suntikan vaksin," kata Rahminingrum menegaskan.
Data Satgas COVID-19 Kota Kendari mencatat, jumlah kasus positif COVID-19 per 10 Juli 2021 sebanyak 5.521 orang, kasus sembuh sebanyak 4.691 orang, menjalani perawatan atau isolosi mandiri sebanyak 758 orang dan pasien meninggal sebanyak 72 orang.
Pewarta : Muhammad Harianto
Editor:
Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
