Sebanyak 9.165 warga Sulawesi Tenggara sembuh dari COVID-19

id COVID-19, virus corona di Sultra, kasus sembuh di sultra

Sebanyak 9.165 warga Sulawesi Tenggara sembuh dari COVID-19

Dokumentasi-Wali Kota Kendari saat melakukan sidak penerapan protokol kesehatan di kota tersebut. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara menyampaikan 9.165 warga di provinsi tersebut sembuh dari virus corona jenis baru setelah ada penambahan 63 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Kamis, mengatakan pasien sembuh hari ini masing-masing berasal dari dua kabupaten/kota.

"Pasien yang dinyatakan sembuh hari ini terbanyak dari Kota Baubau ada 34 orang, kedua Kabupaten Kolaka Utara 20 orang, Kota Kendari tujuh orang, dan Kabupaten Konawe Utara dua orang," kata dia.

Penambahan kasus positif baru hari ini tercatat 16 orang berasal dari lima daerah sehingga total pasien positif COVID-19 menjadi 10.010 orang.

"Kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Kabupaten Konawe dan Buton Selatan, Kolaka Utara empat orang, Buton tujuh orang dan Kota Baubau tiga orang," katanya.

Ia juga menyampaikan kasus meninggal akibat COVID-19 di provinsi tersebut juga ada penambahan satu orang laki-laki usia 68 tahun asal Kota Kendari sehingga total kasus meninggal menjadi 193 orang.

Sebaran 193 kasus meninggal di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 58 orang, Baubau 24 orang, Kabupaten Buton delapan orang, Muna 13 orang, Konawe 18 orang, Kolaka 14 orang, Konawe Selatan 15 orang, Bombana delapan orang, Wakatobi dua orang, Kolaka Utara 10 orang, Buton Utara tujuh orang, Konawe Utara satu orang.

Selain itu, Kolaka Timur lima orang, Konawe Kepulauan satu orang, Muna Barat tiga orang, Buton Tengah dua orang, dan Kabupaten Buton Selatan empat orang.

Ia menyampaikan meskipun saat ini di semua daerah, 17 kabupaten/kota, telah melakukan program penyuntikan vaksin COVID-19, namun masih diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Oleh karena itu, ia meminta masyarakat dalam menjalankan aktivitas agar menaati protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan guna memproteksi diri dari penularan COVID-19 dan menekan angka kasus di daerah itu.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar