• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Logo Header Antaranews sultra
Kamis, 15 Januari 2026
Logo Small Mobile Antaranews sultra
Logo Small Fixed Antaranews sultra
  • Home
  • Seputar Sultra
      • Kota Kendari
      • Kota Baubau
      • Kab. Bombana
      • Kab. Buton
      • Kab. Buton Selatan
      • Kab. Buton Tengah
      • Kab. Buton Utara
      • Kab. Kolaka
      • Kab. Kolaka Timur
      • Kab. Kolaka Utara
      • Kab. Konawe
      • Kab. Konawe Kepulauan
      • Kab. Konawe Selatan
      • Kab. Konawe Utara
      • Kab. Muna
      • Kab. Muna Barat
      • Kab. Wakatobi
  • Hukum & Politik
    • Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

      Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

      15 jam lalu

      KLH awasi 100 perusahaan di wilayah banjir Sumatera

      KLH awasi 100 perusahaan di wilayah banjir Sumatera

      18 jam lalu

      Politik kemarin, Prabowo soal renovasi sekolah sampai Gibran kunjungi Papua

      Politik kemarin, Prabowo soal renovasi sekolah sampai Gibran kunjungi Papua

      14 January 2026 7:15 Wib

      Hukum kemarin, Nyumarno diduga terima Rp600 juta sampai geledah kantor DJP

      Hukum kemarin, Nyumarno diduga terima Rp600 juta sampai geledah kantor DJP

      14 January 2026 7:14 Wib

      Bupati Koltim nonaktif Abd Azis tak ajukan eksepsi atas dakwaan korupsi RSUD

      Bupati Koltim nonaktif Abd Azis tak ajukan eksepsi atas dakwaan korupsi RSUD

      13 January 2026 23:01 Wib

  • Ekonomi
    • Harga emas di Pegadaian terus naik, menjadi Rp2,752 juta/gram

      Harga emas di Pegadaian terus naik, menjadi Rp2,752 juta/gram

      10 menit lalu

      Pemerintah Kaji penambahan lapisan tarif cukai rokok untuk tekan rokok ilegal

      Pemerintah Kaji penambahan lapisan tarif cukai rokok untuk tekan rokok ilegal

      20 jam lalu

      Harga pangan naik, cabai rawit merah tembus Rp50.200 per Kg

      Harga pangan naik, cabai rawit merah tembus Rp50.200 per Kg

      20 jam lalu

      Rupiah pada Rabu pagi menguat 0,04 persen jadi Rp16.870 per dolar AS

      Rupiah pada Rabu pagi menguat 0,04 persen jadi Rp16.870 per dolar AS

      20 jam lalu

      Harga emas Antam terus naik, menjadi Rp2,665 juta per gram

      Harga emas Antam terus naik, menjadi Rp2,665 juta per gram

      22 jam lalu

  • Olahraga
    • Real Madrid tersingkir dari Piala Raja setalah kala 3-2 atas Albacete

      Real Madrid tersingkir dari Piala Raja setalah kala 3-2 atas Albacete

      11 menit lalu

      Arsenal kalahkan Chelsea melalui skor ketat 3-2

      Arsenal kalahkan Chelsea melalui skor ketat 3-2

      13 menit lalu

      Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman

      Bayern Muenchen kokoh di puncak klasemen Liga Jerman

      14 menit lalu

      Gol Pio Esposito antar Inter Milan taklukkan Lecce 1-0

      Gol Pio Esposito antar Inter Milan taklukkan Lecce 1-0

      16 menit lalu

      Senegal ke final Piala Afrika setelah kalahkan Mesir 1-0

      Senegal ke final Piala Afrika setelah kalahkan Mesir 1-0

      17 menit lalu

  • Budaya & Pariwisata
    • Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      Sultra dorong 6.000 kilometer persegi area hutan dan pegunungan jadi taman nasional

      06 January 2026 6:26 Wib

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      Mengenal lebih dekat budaya dan wisata Sulawesi di Festival Fotografi Celebes

      18 December 2025 18:54 Wib

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      ANTARA gaet komunitas gelar workshop fotografi untuk warga di Toraja Utara

      18 December 2025 13:46 Wib

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      Jangan robohkan Tongkonan kami, kepedihan masyarakat Toraja

      17 December 2025 17:01 Wib

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      LKBN ANTARA rayakan HUT ke-88 lewat Festival Fotografi Celebes di Toraja Utara

      14 December 2025 8:51 Wib

  • Humaniora
    • Kemenhaj catat pelunasan biaya haji di Sultra capai 102,98 persen

      Kemenhaj catat pelunasan biaya haji di Sultra capai 102,98 persen

      12 January 2026 13:32 Wib

      Sultra gelontorkan Rp72 miliar revitalisasi sekolah

      Sultra gelontorkan Rp72 miliar revitalisasi sekolah

      11 January 2026 8:37 Wib

      Mendikdasmen resmikan revitalisasi 81 sekolah di Sultra

      Mendikdasmen resmikan revitalisasi 81 sekolah di Sultra

      10 January 2026 16:25 Wib

      Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

      Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

      10 January 2026 16:24 Wib

      Imigrasi Kendari salurkan bantuan kepada panti asuhan peringati Hari Bhakti ke-76

      Imigrasi Kendari salurkan bantuan kepada panti asuhan peringati Hari Bhakti ke-76

      09 January 2026 19:30 Wib

  • Opini
    • Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      Mewujudkan wisata aman bencana di Pantai Nambo, komitmen nyata untuk keselamatan publik

      27 October 2025 11:10 Wib

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      Wagub beri motivasi dua pemuda Sultra yang wakili Indonesia turnamen mancing di Turki

      18 October 2025 18:39 Wib

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      Langkah nyata Indonesia untuk Gaza: Prabowo hadiri KTT Internasional di Kairo

      13 October 2025 10:04 Wib

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan  kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      MitigasiUrban Heat Island: Menyelamatkan kota-kota di Sultra lewat tata ruang dan ruang hijau

      06 October 2025 13:12 Wib

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      Dari laut untuk bangsa: Membuka harta karun maritim Indonesia

      01 October 2025 13:05 Wib

  • Video
    • 397 lembar uang palsu ditemukan beredar di Sultra pada 2025

      397 lembar uang palsu ditemukan beredar di Sultra pada 2025

      Kendari inisiasi perlindungan sosial ketenagakerjaan pekerja rentan

      Kendari inisiasi perlindungan sosial ketenagakerjaan pekerja rentan

      BPK soroti sejumlah aset Pemprov Sultra yang dikuasai pihak lain

      BPK soroti sejumlah aset Pemprov Sultra yang dikuasai pihak lain

      BEI Sultra catat 33 ribu investor baru tahun 2025 didominasi kaum muda

      BEI Sultra catat 33 ribu investor baru tahun 2025 didominasi kaum muda

      Pelunasan BPIH calon jemaah Sulawesi Tenggara capai 102 persen

      Pelunasan BPIH calon jemaah Sulawesi Tenggara capai 102 persen

  • Foto
    • Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Pemerataan Infrastruktur guna dukung ekosistem kendaraan listrik di Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Penerapan PLTS dukung pembelajaran digitalisasi sekolah di wilayah 3T Sultra

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Tes urine ASN cegah penyalahgunaan narkoba

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Program Light Up The Dream di Sultra

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

      Pembukaan STQH nasional di Kendari

  • Internasional
    • RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon

      Selasa, 13 Januari 2026 13:58

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Serangan bajak laut di perairan Gabon, empat WNI dilaporkan diculik

      Selasa, 13 Januari 2026 10:37

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Indonesia bersama 21 negara Arab-Islam kecam pengakuan Israel atas Somaliland

      Jumat, 9 Januari 2026 13:26

      Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Sebanyak 12.000 anak-anak Palestina masih jadi pengungsi paksa

      Senin, 5 Januari 2026 11:15

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Penahanan Jurnalis Palestina berlanjut, PJS laporkan 42 kasus sepanjang 2025

      Jumat, 2 Januari 2026 14:30

  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • BMKG: Potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

      BMKG: Potensi hujan lebat-sangat lebat pada Kamis

      Kamis, 15 Januari 2026 8:40

      KLH evaluasi pertambangan di 14 provinsi

      KLH evaluasi pertambangan di 14 provinsi

      Rabu, 14 Januari 2026 16:34

      Waspada hujan lebat di mayoritas wilayah RI pada Rabu

      Waspada hujan lebat di mayoritas wilayah RI pada Rabu

      Rabu, 14 Januari 2026 8:06

      Mayoritas kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Mayoritas kota besar berpotensi diguyur hujan ringan-sedang

      Selasa, 13 Januari 2026 8:46

      BMKG: Hujan ringan hingga lebat guyur mayoritas wilayah RI

      BMKG: Hujan ringan hingga lebat guyur mayoritas wilayah RI

      Rabu, 7 Januari 2026 8:13

Logo Header Antaranews Sultra

In Memoriam- Pak JO dan Wasiat Huruf "I"

id Jakob oetama, ilham bintang, tokoh pers nasional Kamis, 10 September 2020 12:06 WIB

Image Print
In Memoriam- Pak JO dan Wasiat Huruf "I"

Pemimpin harian umum "Kompas" Jakob Oetama berpose di depan sebuah lukisan yang berjudul "Anak-Anak Di Ibu Kota" karya Dede Eri Supria saat membuka Pameran Lukisan Koleksi Bentara Budaya, di Bentara Budaya, Jakarta, Kamis malam (5/8/2004). Dalam acara tersebut disertakan peluncuran buku bertemakan "Perjalanan Seni Lukis Indonesia Koleksi Bentara Budaya". FOTO ANTARA/Str-Frans/ed/dk/aa.

Jakarta (ANTARA) - Memang sudah cukup lama Pak Jakob Oetama (JO) mengurangi aktivitas sosialnya karena alasan kesehatan. Masuk kantor hanya untuk beberapa jam. Terima tamu dibatasi. Sementara hadiri undangan sudah lama tidak dilakukan.

Kesehatan beliau menurun karena kondisi uzur beberapa tahun terakhir. Tapi, toh berita kepergiannya menghadap Sang Pencipta tetap mengejutkan. Kita merasakan ia pergi terlalu cepat. Padahal, ada banyak harapan tertumpang di pundaknya.

Tokoh pers itu menghembuskan napas terakhir Rabu (9/9) pukul 13.05 dalam usia kurang 20 hari menjelang 89 tahun. Pak JO lahir pada 29 September 1931. Ia meninggal di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, setelah dirawat beberapa hari di sana.

Indonesia kehilangan Pak JO. Kehilangan harapannya. Kehilangan kecemasannya. Persis seperti yang diucapkan Presiden Jokowi. Pak JO bukan hanya pemimpin group media yang sukses dan tokoh besar pers nasional, tetapi almarhum adalah salah satu guru bangsa Indonesia.

Saya tidak akan menguraikan lagi perjalanan panjang Pak JO dan kecintaannnya pada bangsa, yang sudah diketahui banyak orang.

Unsur "I"

Lebih 40 tahun saya mengenal Pak JO. Dihitung sejak perkenalan pertama sebagai peserta didik, pada program KLW (Karya Latihan Wartawan) PWI pada tahun 1977. Ia menatar untuk mata pelajaran Etika Pers. Bersama sahabat kentalnya almarhum Rosihan Anwar, almarhum P Swantoro, Pak JO aktif mengajar ratusan wartawan dalam program penataran PWI itu.

Usia tiga pendekar masa itu masih di bawah 50 tahun, masih amat segar. Pak JO sudah tokoh besar wartawan dan penerbit media sukses. Tetapi ia selalu mengutarakan kecemasannya.

Ia mencemaskan Indonesia, mencemaskan pers yang berpengaruh besar pada perjalanan bangsa. Ia khawatir kalau “tidak tahu diri“ (ini kata yang sering diucapkan Pak JO), niscaya kelak pers justru akan menjadi unsur pemantik kerusakan bangsa. Maka, ia pun mengusulkan meninjau rumus berita 5 W + 1 H.

“Harus ditambahkan satu kata lagi katanya. Apa itu? "I", sahut JO. I adalah kependekan dari impact atau dampak. Dampak suatu berita bagi masyarakat, dan sistem nilai kehidupannya.

Saya mencatat itu. Selalu mengenang itu. Merasakan itu sudah terjadi sejak lama. Sampai sekarang. Merasakan dampak sebuah berita atau informasi tanpa pertimbangan “I” sejak hari -hari pertama JO mencetuskan itu.

Apalagi setelah reformasi, di masa semua orang merasa berhak atas kebebasannya berpendapat. Lalu mendapatkan sarana penyebarannya melalui teknologi informasi. Akibat mengabaikan pertimbangan huruh "I" paling tidak lima tahun terakhir masyarakat mengalami keterbelahan.

Puluhan kali saya bertemu, berbincang dengan Pak JO setelah KLW itu. Ia tetap memendam kecemasannya. "Bung, apakah merasakan pedagang, politisi begitu mudah mengklaim diri sebagai tokoh pers hanya karena punya uang menerbitkan media. Yang parah, mereka menggunakan itu untuk mempengaruhi publik, menjungkirbalikkan tatanan nilai,” ucapnya lirih sambil berbisik, khawatir terdengar beberapa tamu lain di ruang kerjanya, suatu hari.

Pak JO menyebut beberapa nama dimaksud, dan faktanya memang demikian. Siapa? Saya tidak akan menyebutkan di sini. Ingat. Pak JO menyampaikan itu secara berbisik, pasti amanahnya tidak untuk di-publish. Sebagai muridnya dalam mata pelajaran etika pers, saya mematuhi itu. Sambil berharap, Anda sendiri sudah mengetahui siapa yang dimaksud.

Saya masih sering bertemu Pak JO bersama pengurus PWI Pusat beraudiensi dengan beliau. Terutama ketika menyampaikan undangan Hari Pers Nasional.

Tetapi yang paling saya kenang ketika sempat berbincang intens dengan beliau, bertiga dengan Mas Priyambodo, pengajar LPDS (Lembaga Pers Dr Sutomo) dan redaktur senior LKBN ANTARA. Tempatnya di Hotel Santika, di sela-sela acara tahlilan almarhum Rosihan Anwar, sembilan tahun lalu.

Mas Priyambodo menceritakan perkembangan media sosial dan media-media baru lainnya. Saya hampir menegur Mas Priyambodo ketika lanjut bicara teknis. Saya khawatir Pak JO tidak mudeng. Sepengetahuan saya, seperti halnya Pak Rosihan, Pak JO masih mengakrabi mesin ketik manual untuk menuliskan gagasan dan pikirannya.

Beliau sempat belajar menulis di komputer, namun sering hadapi masalah. Heh, ini lucu. Kalau menghadapi masalah teknis, Pak JO minta bantuan cucu. Tapi kalau itu terjadi pas cucu di sekolah, terpaksalah beliau menelepon kantor untuk minta bantuan tim monitoring.

Seperti yang saya alami awal-awal mengetik di komputer, bahkan sampai sekarang. Hambatan teknis itu sering mengganggu mood dan mengacaukan alur pikiran.

Namun, Pak JO tekun mengikuti uraian Mas Priyambodo yang memang ahli IT. Saat Mas Bob— panggilan akrab Priyambodo menyebut saya juga telah ikut menggunakan medsos, Pak JO menatap saya. “Ah, baru belajar Pak," saya menyahut cepat.

Saya hanya bercerita mengenai distribusi Tabloid C&R melalui aplikasi Scoop yang baru dimulai tahun itu. Dengan Scoop pembaca di mana pun dapat mengaksesnya. Kebetulan hari itu saya membawa Ipad. Saya langsung tunjukkan kepada Pak JO. "Bagus," sambut Pak JO spontan. Tidak lama kemudian Kompas bahkan membuat aplikasi sendiri untuk mendistribusikan media-medianya secara virtual.

Aplikasi itu tentulah tidak menyelesaikan substansi kecemasan Pak JO atas informasi yang disampaikan kepada publik tanpa “I”.

Tapi Tuhan rasanya sangat menyayangi Pak JO. Dia memberinya keadaan kesehatan menurun untuk melindungi beliau dari kegaduhan di media sosial.

Perhatikanlah informasi apa yang dominan di media sosial saat ini. Dengan smartphone, 175 juta warga negara Indonesia kini terhubung dengan internet dapat mengakses medsos. Di Eropa, di Amerika, serta warga negara maju lainnya, kini mereka kembali menggunakan ponsel biasa untuk menjaga ketenangan jiwanya.

Ponsel hanya digunakan memanggil dan menerima panggilan telepon. Diselingi dengan kirim pesan SMS. Mereka talak tiga dengan smartphone. Demi melindungi diri dari serbuan berbagai informasi.

Informasi tanpa “ I “ seperti anjuran Pak JO tampaknya sudah menjadi kredo usang di masa sekarang, juga oleh sebagian media mainstream, atau media konvensional.

Tuhan menjaga Pak JO dari pergaulan medsos-medsos yang sebagian besar informasinya memang sengaja diproduk untuk menjungkirbalikkan tata nilai di dalam masyarakat.

Paham jurnalisme bermakna yang ditanamkan Pak JO agar pers berfungsi mengawasi kekuasaan, sekarang sebagian justru dibangun untuk melindungi penumpukan dan penyimpangan kekuasaan. Hak rakyat untuk menyuarakan ketidakadilan kini dianggap sesuatu yang merongrong kewibawaan penguasa.

Berita bermakna untuk masyarakat kini berubah arah menjadi bermakna buat melanggengkan kekuasaan.

Sekali lagi beruntung Tuhan telah “mengistirahatkan” Pak JO beberapa lama dari kegaduhan informasi, sebelum memanggilnya pulang. Ia dibebaskan dari bebannya. Tuhan telah mengambil alih tanggung jawabnya.

Dan, kita percaya memang hanya Tuhan satu- satunya kekuatan yang bisa menyelesaikan karut marut yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Tidak bisa manusia biasa.

Selamat jalan Pak JO ke tempat lebih lapang, nyaman, tentram, dan indah di sisi-Nya.

*) Ilham Bintang adalah pendiri kelompok media Cek & Ricek (C&R), dan Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat.

Pewarta : Ilham Bintang *)
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
  • facebook
  • Twitter
  • Whatsapp
  • pinterest
Cetak

Berita Terkait

Rumah duka Jakob Oetama mulai ramai didatangi wartawan

Rumah duka Jakob Oetama mulai ramai didatangi wartawan

Rabu, 9 September 2020 16:24

Parni Hadi sebut Jakob Oetama guru besar dan mata air wartawan Indonesia

Parni Hadi sebut Jakob Oetama guru besar dan mata air wartawan Indonesia

Rabu, 9 September 2020 16:23

Ilham Bintang sebut Akhmad Munir layak maju sebagai Ketum PWI Pusat

Ilham Bintang sebut Akhmad Munir layak maju sebagai Ketum PWI Pusat

Kamis, 15 Juni 2023 10:42

Deklarasi tokoh pers di puncak HPN di Pekanbaru

Deklarasi tokoh pers di puncak HPN di Pekanbaru

Minggu, 9 Februari 2025 23:27

765 Maba USN Ikut Sbmptn Di Kolaka

765 Maba USN Ikut Sbmptn Di Kolaka

Rabu, 10 Juni 2015 23:03

Sultra Kebagian Kuota 201 Bidan Kontrak

Sultra Kebagian Kuota 201 Bidan Kontrak

Selasa, 2 Juni 2015 17:48

Pemkab Buton Selatan Protes Kabupaten Selayar

Pemkab Buton Selatan Protes Kabupaten Selayar

Senin, 11 Mei 2015 16:50

Konawe Selatan Target Penduduk Miskin 10 Persen

Konawe Selatan Target Penduduk Miskin 10 Persen

Kamis, 7 Mei 2015 18:53

  • Terpopuler
Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

Kapolda Sultra perkuat sinergi pengamanan di kawasan industri IPIP

15 jam lalu

Pemerintah Kaji penambahan lapisan tarif cukai rokok untuk tekan rokok ilegal

Pemerintah Kaji penambahan lapisan tarif cukai rokok untuk tekan rokok ilegal

20 jam lalu

Pemkot Kendari salurkan kartu BPJS Ketenagakerjaan ke 1.500 pekerja informal

Pemkot Kendari salurkan kartu BPJS Ketenagakerjaan ke 1.500 pekerja informal

14 jam lalu

KLH awasi 100 perusahaan di wilayah banjir Sumatera

KLH awasi 100 perusahaan di wilayah banjir Sumatera

18 jam lalu

Tim tiga remaja yang hilang saat memancing di perairan Kolaka ditemukan selamat

Tim tiga remaja yang hilang saat memancing di perairan Kolaka ditemukan selamat

23 jam lalu

  • Top News
BPK soroti beberapa aset Pemprov Sultra dikuasai pihak lain

BPK soroti beberapa aset Pemprov Sultra dikuasai pihak lain

Mantan Bupati Koltim Abd Azis jalani sidang perdana korupsi RSUD di PN Kendari

Mantan Bupati Koltim Abd Azis jalani sidang perdana korupsi RSUD di PN Kendari

Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

Mendikdasmen jamin Sultra masuk dalam program revitalisasi 71 ribu sekolah

KPK umumkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil jadi tersangka kasus kuota haji

KPK umumkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil jadi tersangka kasus kuota haji

Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

Polda amankan 4 anggota Brimob terkait kasus penembakan warga di Bombana

ANTARA News Sulawesi Tenggara
Logo Footer Antaranews sultra
sultra.antaranews.com
Copyright © 2026
  • Home
  • Terkini
  • Top News
  • Terpopuler
  • Nusantara
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • Hukum & Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Hiburan & Lifestyle
  • Sosial & Budaya
  • Internasional
  • Opini
  • Foto
  • Video
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA
  • Home
  • Nasional
  • Seputar Sultra
  • KTI
  • Internasional
  • Hukum
  • Artikel
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Umum
  • Foto
  • Video