Di Sultra, pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 43 jadi 812 orang

id Pasien sembuh COVID-19 pada 14 Agustus 2020, COVID-19,New normal,penerapan normal baru,sulawesi tenggara,pandemi 2020

Di Sultra, pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 43 jadi 812 orang

Data kasus COVID-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) per 14 Agustus 2020. (Sumber: Gugus Tugas COVID-19 Sultra).

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Percepatan Penangan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan pasien sembuh dari COVID-19 di daerah itu bertambah 43 orang sehingga total kasus sembuh mencapai 812 orang per 14 Agustus 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal di Kendari, Jumat, mengatakan ke-43 orang kasus sembuh itu berasal dari Kota Kendari, Baubau dan Kabupaten Konawe.

"Hari ini kita ada penambahan kasus sembuh 43 orang dengan rincian Baubau 30 orang, Kota Kendari 12 orang, Konawe satu orang sehingga kasus sembuh sampai hari ini tercatat 812 orang," kata Rabiul.



Meskipun demikian, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Tenggara ini juga mengungkapkan bahwa hari ini Sultra masih ada penambahan 33 kasus baru sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 secara keseluruhan menjadi 1.139 orang.

"Kasus baru sendiri terdiri dari Konawe Utara satu orang, Baubau enam orang, dan Kendari 26 orang," jelas Rabiul.

Pria yang akrab disapa dokter Wayong ini juga menyampaikan, bahwa kasus meninggal di daerah Sulawesi Tenggara tidak ada penambahan tetap sebanyak 18 orang. Dan pasien yang tengah menjalani perawatan isolasi maupun karantina tercatat sebanyak 309 orang.

"Kami imbau kepada seluruh masyarakat dan kita semua bahwa karena kasus kita masih terus ada penambahan ini menunjukkan bahwa penularan masih terjadi di tengah-tengah kita. Oleh karena itu, dalam menjalankan aktivitas aktivitas produktif dalam transisi menuju tatanan normal baru untuk selalu menjaga diri, melindungi diri dengan menerapkan protokol kesehatan pakai masker jaga jarak dan sering-sering cuci tangan," kata Wayong.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar