Bos AC Milan tak mau Serie A bareng dengan Coppa Italia

id Liga Italia, Coppa Italia,Paolo Scaroni

Bos AC Milan tak mau Serie A bareng dengan Coppa Italia

Presiden AC Milan Paolo Scaroni (kiri) dan legenda klub ini Paolo Maldini dalam foto bertanggal 15 Januari 2019 di King Abdullah Sports City Stadium di Jeddah, Arab Saudi. (AFP/GIUSEPPE CACACE)

Jakarta (ANTARA) - Presiden AC Milan Paolo Scaroni menentang rencana restart atau mulainya lagi musim kompetisi Serie A Italia diadakan hanya berjarak beberapa hari dengan pertandingan semifinal dan final Coppa Italia.

Musim kompetisi ini dihentikan sejak 9 Maret karena wabah virus corona baru setelah leg pertama semifinal dimainkan.

Menteri Olah Raga Vincenzo Spadafora sudah memastikan Kamis kemarin bahwa Serie A boleh meneruskan sisa kompetisi mulai 20 Juni dan menegaskan bahwa Coppa Italia bisa dituntaskan terlebih dahulu, di mana laga leg kedua Napoli vs Inter Milan dan Juventus vs AC Milan diadakan pada 13 Juni dan final tiga hari kemudian.

"Kami memahami nilai kualitas pertandingan yang dapat ditawarkan kepada semua penggemar setelah berbulan-bulan lockdown," kata Scaroni kepada kantor berita ANSA.

"Tetapi dari sudut pandang olahraga, kami menganggap patut dipertanyakan mempersembahkan trofi sepenting Coppa Italia dengan dua pertandingan dalam tiga hari ... setelah lebih dari tiga bulan waktu jeda."



Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Inter Milan dan Juventus juga menentang rencana itu.

Presiden dua klub lainnya menyambut positif keputusan pemerintah dalam memulai kembali musim kompetisi.

"Saya yakin dengan restart ini, sepakbola kami akan mampu menjaga standard tinggi kualitas yang sudah diketahui seluruh dunia," kata bos Lazio Claudio Lotito yang timnya menduduki urutan kedua dalam klasemen Serie A yang satu poin di bawah Juventus.

Bos Torino Urbano Cairo mengaku skeptis terhadap berlanjutnya musim ini tetapi kini sudah setuju jalan terus.

"Sudah pasti saya berada di sini untuk melakukan hal-hal dengan cara yang sebaik mungkin," kata dia kepada ANSA.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar