Selama 2019, BPN Kendari catat 3.440 sertifikat tanah jadi jaminan perbankan

id Sertifikat tanah,BPN kendari

Selama 2019, BPN Kendari catat 3.440 sertifikat tanah jadi jaminan perbankan

Kepala BPN Kendari, Irwan Idrus. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 3.440 sertifikat tanah telah menjadi jaminan ke pihak perbankan ataupun lembaga keuangan lainnya pada 2019.

Kepala BPN Kendari, Irwan Idrus di Kendari, Senin, mengatakan 3.440 sertifikat tanah itu merupakan nilai hak tanggungan yang telah diberikan kepada masyarakat oleh lembaga keuangan untuk pengembangan usaha sebesar Rp1,1 triliun.

Jenis usaha masyarakat yang berhasil dikembangkan dengan adanya program pemberdayaan hak atas tanah ini antara lain usaha perumahan, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di bidang perdagangan maupun perikanan.

Idrus mengungkapkan pihaknya telah membentuk tim kelompok kerja (Pokja) melalui koordinator kantor Pertanahan Kendari dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD).

Pokja itu memfasilitasi atau menghubungkan antara penerima sertifikat dengan perbankan yang mempunyai dana untuk meningkatkan usaha permodalan dari penerima sertifikat.

"Dengan sertifikat tanah masyarakat bisa meningkatkan kapasitas usaha karena bisa jadi agunan. Tetapi Kepala BPN berharap penggunaan sertifikat tanah itu benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat secara positif," katanya.

Baca juga: 2020, BPN Sultra targetkan terbitkan 91.500 sertifikat tanah gratis

Selain itu, Idrus mengharapkan program pemberdayaan hak atas tanah masyarakat ini dapat meningkatkan kepastian dan keberlangsungan usaha penerima manfaat serta dapat memajukan usaha masyarakat.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar