BPN bagikan 800 sertifikat tanah gratis warga Kendari

id Sertifikat gratis

BPN bagikan 800 sertifikat tanah gratis warga Kendari

Warga Kendari menunjukan sertifikat tanah gratis yang baru saja diterima pada penyerahan sertifikat tanah gratis di Kendari, Senin. (Foto ANTARA/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Badan Pertanahan Provinsi (BPN) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyerahkan 800 sertifikat tanah gratis lewat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 bagi warga Kendari.

Penyerahan sertifikat tanah gratis secara simbolis melalui asisten II Setda Sultra, Suharno, mewakili Gubernur Sultra, Ali Mazi didampingi kepala BPN Sultra, Kalvyn Andar Sembiring di Lapangan Benubenua Kendari, Senin.

Kepala BPN Sultra, Kalvyn Andar Sembiring, mengatakan 800 sertifikat tanah gratis tersebut tersebar pada tiga kelurahan di Kendari yakni Kelurahan Rahandouna 350 bidang, Kelurahan Watulondo 250 bidang dan Kelurahan Punggolaka 100 bidang.

"Apa yang kami lakukan ini bisa terwujud berkat dukungan pemerintah daerah mulai dari gubernur, bupati wali kota sampai desa lurah," katanya.

Andar Sembiring juga mengucapkan terimakasih kepada staf pertanahan di kabupaten kota dan Sultra yang bekerja keras untuk menuntaskan target pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL 2019.

Sekda Kota Kendari, Nahwa Umar, yang menghadiri kegiatan itu mengapresiasi program pemerintah pusat melalui PTSL karena sangat membantu warga dalam memperoleh dan memiliki sertifikat hak milik terhadap tanah yang dikuasai.

"Semoga dengan sertifikat yang dimiliki tersebut kelak bisa membantu kesejahteraan mereka karena bisa menjadi agunan untuk mendapatkan modal usaha," katanya.

Baca juga: Pemkab Konawe Utara Serahkan 47 sertifikat tanah gratis

Sementara itu, Lurah Punggolaka, Arnaldo, mengaku senang karena wilayahnya menjadi lokus program PTSL 2019 sehingga terdapat 200 bidang tanah warga miliknya yang disertifikatkan.

"Ini sebuah kesyukuran bagi kami selaku pemerintah karena tidak semua kelurahan di Kendari menjadi lokus program PTSL 2019," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar