Liga Jerman, Bayern Munich tumbang dari Borussia 1-2

id Liga Jerman,Borussia Moenchengladbach,Bayern Munich

Liga Jerman,  Bayern Munich tumbang dari Borussia 1-2

Dua pemain Borussia Moenchengladbach Ramy Bensebaini (kiri) dan Matthias Ginter (kanan) merayakan kemenangan mereka atas Bayern Munich, dalam pertandingan Liga Jerman yang dimainkan di Borussia-Park, Moenchengladbach, Sabtu (712/2019). (ANTARA/REUTERS/RALPH ORLOWSKI)

Jakarta (ANTARA) - Ramy Bensebaini mengemas dua gol untuk membawa Borussia Moenchengladbach menang 2-1 atas tamunya Bayern Munich, dalam pertandingan Liga Jerman yang dimainkan di Borussia-Park, Moenchengladbach, Sabtu.

Tambahan tiga poin membuat Gladbach masih memuncaki klasemen dengan 31 poin, sedangkan kekalahan kedua beruntun bagi Bayern membuat mereka turun ke peringkat keenam dengan 24 poin, demikian dilansir laman resmi Liga Jerman.

Kendali permainan pada babak pertama berada di tangan Bayern. Thomas Mueller dua kali hampir mencetak gol sedangkan sepakan Robert Lewandowski melebar.

Gladbach baru mampu menguji kiper Bayern Manuel Neuer pada menit ke-41. Namun sang kapten Bayern tidak mengalami kendala untuk mengantisipasi sepakan spekulasi Alassane Plea.

Bayern menebus kegagalan mereka memaksimalkan peluang dengan mengemas gol pada menit ke-49. Ivan Perisic bekerja sama dengan Mueller, sebelum ia melepaskan tembakan yang sukses menembus gawang tuan rumah.

Memasuki menit ke-60 Gladbach menyamakan kedudukan. Pemain Aljazair Bensebaini berada dalam posisi tidak terkawal untuk menanduk bola tendangan sudut Jonas Hoffman.

Petaka untuk Bayern terjadi pada menit ke-90. Javi Martinez diusir keluar lapangan akibat pelanggarannya terhadap Marcus Thuram di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan Bensebaini yang bertindak sebagai algojo sukses menunaikan tugasnya.

Pukul Hoffenheim, Leipzig terus tempel posisi pucuk

RB Leipzig terus menempel Gladbach untuk menghuni peringkat kedua, setelah mereka menang 3-1 atas tamunya Hoffenheim. Leipzig tetap berada di peringkat kedua dengan selisih satu poin dari sang pemuncak klasemen.

Timo Werner membuka keunggulan timnya pada menit ke-11 dengan memanfaatkan skema serangan balik. Werner bekerja sama memainkan operan satu-dua dengan Patrik Schick untuk membobol gawang tamunya.

Setelah itu beberapa peluang menjadi milik Leipzig, tetapi mereka baru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-52 melalui eksekusi penalti Werner.

Marcel Sabitzer melengkapi kemenangan Leipzig melalui golnya pada menit ke-83. Tembakan Christopher Nkunku dapat ditahan kiper Oliver Baumann, namun Sabitzer sigap menyambar bola pantul.

Hoffenheim mengemas gol hiburan pada menit ke-89, melalui sundulan Ermin Bicakcic dari tendangan sudut. Namun gol itu datang terlambat, dan Leipzig pun meneruskan tren lima kemenangan beruntunnya.

Dortmund pesta lima gol ke gawang Duesseldorf

Borussia Dortmund berpesta lima gol tanpa balas saat menjamu Duesseldorf. Pesta gol yang sekaligus mendongkrak mereka ke peringkat ketiga.

Marco Reus membuka pesta Dortmund melalui golnya pada menit ke-42. Julian Brandt mengoper bola kepada Lukasz Piszczek yang meneruskannya kepada sang kapten. Reus kemudian melakukan penyelesaian dengan matang untuk membawa timnya unggul.

Sejumlah peluang didapat Dortmund, namun mereka baru mampu menggandakan keunggulan pada menit ke-58. Gelandang Belgia Thorgan Hazard sukses memaksimalkan operan Jadon Sancho.

Lima menit berselang, Dortmund telah unggul tiga gol melalui kerja sama Sancho dan Reus, Sancho pun kemudian menyelesaikan peluang dengan baik. Itu sekaligus merupakan gol keempat dari empat pertandingan secara beruntun.

Reus melengkapi catatan dwigolnya pada menit ke-70, setelah ia operan Hazard. Gol penutup pada laga ini dikemas oleh Sancho, untuk menjadi gol keduanya di laga ini.

Pada pertandingan lainnya, Freiburg menang 1-0 berkat gol semata wayang Jonathan Schmid. Sedangkan Augsburg menang 2-1 atas Mainz 05. Gol-gol Augsburg disumbangkan oleh Marco Richter dan Florian Niederlechner, hanya dapat dibalas gol Levin Oztunali.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar