
Wagub: butuh strategis khusus pelayanan kesehatan Sultra Kepulauan

Kendari (ANTARA) - Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Lukman Abunawas, mengatakan tantangan saat ini adalah pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan yang belum maksimal.
"Memerlukan strategi khusus, termasuk penyiapan sarana dan juga kesiapan tenaga kesehatan. Guna menjaminkan dan memastikan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan ini," kata Lukman, saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Sultra di Kendari, Jumat.
Dikatakan, pemerintah provinsi memberikan perhatian besar terhadap pelayanan kesehatan dan aksebilitas kesehatan di Sultra, baik itu wilayah daratan maupun wilayah kepulauan.
"Komitmen ini tercermin pada visi pembangunan yakni terwujudnya Sultra yang aman, maju, sejahtera dan bermartabat, dengan berbagai agenda utama pembangunan. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat agar dapat berdaulat dan aman dalam bidang ekonomi, pangan, pendidikan, dan kesehatan," katanya.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sultra, Zuhuddin Kasim mengatakan, Rakerkesda ini adalah sebagai tindak lanjut dari Rakernas yang diselenggarakan di Tanggerang beberapa waktu yang lalu.
“Tujuan utamanya melihat kembali program-program di bidang kesehatan. Kemudian menyusun rencana aksi dearah (RAD) tahun 2019/2020 secara bersama, agar tercipta sinergitas dan singkronisasi program kegiatan pembangun kesehatan antara provinsi dan kabupaten/kota se-Sultra," ujarnya.
Kegiatan ini dihadiri Dinas Kesehatan 17 kabupaten kota se Sultra, dan dihadiri pula oleh Menteri Kesehatan RI, Prof Dr dr Nila Djuwita F Moeloek, Sp.M.
Pewarta : Suparman
Editor:
Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
