Perajin sedang membuat topi caping dengan asesoris sampah plastik kemasan di Desa Baini, Kecamatan Sampara, Konawe, Sulawesi Tenggara, Kamis (20/12/2018). Bahan cat yang relatif mahal membuat kelompok perajin topi caping dengan bahan dasar daun pandan hutan di Desa Baini-Kabupaten Konawe beralih mengunakan sampah plastik rumah tangga sebagai ganti warna serta asesorisnya. Sementara harga topi caping dijual berkisar Rp25 ribu sampai Rp30 ribu per buahnya. ANTARA FOTO/Jojon/18.
Berita Terkait
SAMPAH PLASTIK PEMANIS TOPI CAPING
Kamis, 5 Maret 2020 16:38
Menteri LH Hanif imbau aksi bersama tangani polusi plastik di Forum HLH
Minggu, 22 Juni 2025 17:22
Tim PT Vale dampingi Menteri LH kampanye Akhiri Sampah Plastik di Gunung Bawakaraeng
Selasa, 3 Juni 2025 17:50
Pemkot bersama ratusan pelajar bersihkan sampah plastik di Teluk Kendari
Kamis, 1 Mei 2025 14:27
BRIN bidik komersialisasi nuklir untuk daur ulang plastik pada tahun 2027
Senin, 17 Februari 2025 14:07
Pemkot Kendari godok perda pengelolaan sampah plastik di perkotaan
Senin, 20 Januari 2025 13:13
Menteri LH: Pemerintah tangani sampah plastik enam sungai Jawa-Bali
Minggu, 19 Januari 2025 11:45
Naturevolution teraplan ekonomi sirkular dari sampah plastik bagi masyarakat Kendari
Kamis, 22 Agustus 2024 9:04

