Kendari (Antaranews Sultra) - Pelaksana wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain bersama rombongan melakukan safari Ramadhan di mesjid Baburahman Kelurahan Labibia, Kecamatan Mandonga, Sabtu malam.
Sulkarnain Kadir, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) sengaja memilih lokasi safari Ramadan di Mesjid Baburahman untuk memastikan perlakuan yang sama pada semua warga kota.
Ketua DPD PKS ini menyayangkan kondisi jamaah memasuki akhir Ramadan ?di sebagian besar mesjid di Kota Kendari yang jumlahnya semakin berkurang.
"Namun, jamaah yang masih bertahan itu merupakan orang-orang pilihan," katanya.
Ia mengingatkan pada warga agar tidak menyalah artikan kemenangan, sebab yang di contohkan Rasulullah, kemenangan itu ketika berhasil menghadapi dan mengendalikan diri terhadap hawa nafsu.
"Masih banyak orang yang mengartikan kemenangan itu dalam bentuk baju baru, banyak kue atau banyak hal-hal baru," katanya.
?Pada kesempatan itu, warga RW 02 Kelurahan Labibia, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak dilingkungan mereka dan tak kunjung diperbaiki.
Ketua panitia pembangunan Masjid Baburahman Kelurahan Labibia, Jaali, mengatakan, hampir seluruh Wali Kota Kendari yang menjabat, sangat minim perhatian terhadap mereka yang tinggal di perbatasan.
"Kami minta di perhatikan, kondisi masjid juga sangat terbelakang, warga juga belum mampu membenahi masjid karena masih banyak warga kurang mampu , untuk membenahi masjid harus ada bantuan pemkot, masjid ini dibangun tahun 2001 atas swadaya masyarakat dan rencana akan bangun baru, semoga menjadi perhatian," tuturnya.
Ikut hadir dalam rombongan safari Ramadan Plt wali kota yaitu, Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil, Kabag Kesra, Camat Mandonga, dan beberapa Lurah di Kecamatan Mandonga.

