
Pemkot Kendari Percepat Pembangunan Gedung DPRD

Kendari (Antara News) - Pemerintah Kota Kendari berusaha mempercepat pembangunan gedung baru Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.
"Kita berusaha percepat agar bisa segera digunakan oleh para anggota DPRD. Jadi kita upayakan pekerjaan gedung itu bisa tuntas sebelum masa kontrak berakhir," kata Sekda Kota Kendari, Alamsyah Lotunani, di Kendari, Kamis.
Sebelumnya, pihak kontraktor pembangunan gedung baru DPRD Kendari mengaku progres pembangunan gedung yang terletak di jalan Madusila tersebut sudah mencapai 52 persen.
"Progres pembangunan fisik bangunan sudah mencapai 52 persen dan bisa kami percepat hingga akhir tahun mencapai 90 persen," kata Dirut PT Bangun Sarana Nusantara Hasmun Hamzah yang merupakan kontraktor pembangunan gedung tersebut, di Kendari, Rabu (30/9).
Menurut Hasmun, pekerjaan bangunan tersebut dilakukan secara `multi year` yakni 2,6 tahun dengan kontrak dimulai Desember 2014 sampai Juni 2017.
"Tetapi kami bisa mempercepat sampah Juni 2016 bangunan itu bisa tuntas 100 persen dan sudah bisa ditinggali atau digunakan untuk berkantor bagi anggota dewan. Artinya kami bisa percepat penyelesaian satu dari kontrak," katanya.
Menurutnya, alasan untuk mempercepat pembangunan gedung baru DPRD tersebut tuntas sebelum kontrak kerja berakhir yakni ingin menunjukkan bahwa kontraktor atau pengusaha lokal juga bisa bekerja cepat kalau diberi kepercayaan.
Disebutkan, total anggaran untuk pembangunan gedung baru DPRD Kendari itu RP49,3 miliar dan dana yang sudah terserap baru 35 persen.
"Meskipun dana baru 35 persen yang terserap tetapi kami tidak kesulitan dalam melakukan pekerjaan karena kami memiliki banyak mitra sehingga bahan-bahan bangunan kami sudah siap," katanya.
Dikatakan, kompleks gedung DPRD Kendari yang terbagi dua gedung utama yakni gedung A dan gedung B, kini tinggal pemasangan atap.
Pewarta : Oleh Suparman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
