Logo Header Antaranews Sultra

Pemkab Kolaka Prioritaskan Sektor Potensial

Selasa, 8 Juli 2014 20:50 WIB
Image Print

Kolaka (Antara News) - Pemerintah Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka, Ahmad Safei, menfokuskan program prioritas pembangunan sektor-sektor potensial pada tahun 2014.

"Kami akui bahwa program prioritas yang saat kampanye lalu belum berjalan maksimal karena dari sembilan program prioritas itu, baru dua program yang tengah berjalan," ujar Bupati Kolaka, Ahmad Safei kepada wartawan di Kolaka, Selasa.

Pasangan Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin ini menyampaikan, program yang tengah berjalan saat ini adalah program anggaran dana desa (ADD) sebesar Rp250 juta per tahun dan anggaran dana kecamatan (ADK) Rp1 miliar per tahun, dan program peningkatan tunjangan kinerja bagi pegawai negeri sipil (PNS).

"Namun seiring dengan itu, program lainnya juga diupayakan, terutama sektor-sektor sangat potensial seperti pertanian, perkebunan dan pertambakan, juga kami akan tingkatkan," kata Ahmad Safei.

Safei menambahkan, pihaknya akan menambah percetakan sawah baru untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, di samping itu sektor perkebunan juga akan dikembangkan potensi tanaman cengkeh yang cukup menjanjikan untuk menjadi sumber pemenuhan kesejahteraan masyarakat.

"Sedangkan sektor perikanan difokuskan pada tambak ikan dan udang karena dinilai dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya nelayan dan petani tambak," ujarnya.

Safei juga mengatakan, pihaknya terus melakukan promosi untuk menarik kehadiran investor yang menanamkan modalnya di daerah itu untuk pembukaan lapangan kerja bagi 1.000 tenaga kerja.

"Saat ini promosi potensi daerah kepada investor tengah digalakkan. Kita berharap makin banyak investor menanamkan modalnya di Kolaka makin terbuka peluang lapangan kerja," ujar Ketua KAHMI Kolaka itu.

Safei memaparkan sembilan program prioritas yang telah dicanangkan sejak terpilih menjadi bupati Kolaka, antara lain bidang pendidikan, agama dan budaya, pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Selain itu, perbaikan struktur ekonomi rakyat melalui pemenuhan kebutuhan, pembangunan atau perbaikan infrastruktur pertanian dalam arti luas, perbaikan infrastruktur perhubungan jalan dan jembatan, pembukaan peluang kerja bagi 1000 tenaga kerja.

"Program lainnya adalah pemenuhan kebutuhan kelistrikan sampai ke perdesaan, dan program ini hanya melanjutkan program yang sudah ada pada masa pemerintahan bupati sebelumnya," ujarnya.

Sebelumnya pihak DPRD Kolaka menyoroti program kerja yang belum dilaksanakan oleh pasangan Ahmad Safei bersama Muhammad Jayadin saat terpilih menjadi bupati dan wakil bupati Kolaka periode 2014-2019.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026