Logo Header Antaranews Sultra

KPU Gelar Debat Kandidat Pasangan Cawali/Cawawali Baubau

Kamis, 1 Januari 1970 07:00 WIB
Image Print

Baubau (ANTARA News) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Baubau, Rabu menggelar debat kandidat pasangan calon wali kota/wakil wali kota Baubau periode 2013-2018 yang akan dipilih pada 4 November 2012, di Gedung Maedani Baubau.

Ketua KPU Kota Baubau, Diah Angraeni pada pembukaan acara debat tersebut, Rabu, mengatakan, debat kandidat pasangan calon wali kota/wakil wali kota Baubau itu, digelar untuk mengetahui visi misi para kandidat dalam membangun kota Baubau jika terpilih nanti.

"Melalui debat kandidat ini, kita akan mengetahui siapa pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang pantas kita pilih untuk memimpin Kota Baubau lima tahun ke depan," katanya.

Ia mengatakan, enam pasangan calon wali kota/wakil wali kota yang sudah menyelesaikan rangkaian tahapan kampanye pemilihan kepala daerah terrsebut, memiliki kapasitas dan kapabilitas yang memadai untuk memimpin Kota Baubau.

Namun pasangan siapa yang memiliki keunggulan di antara enam pasangan tersebut, akan terlihat melalui penyampaian visi misi dalam debat kandidat ini.

"Kita persilahkan masing-masing kandidat pasangan calon menyampaikan visi misinya dengan waktu tiga menit, dimulai dari pasangan nomor urut 1," kata Diah Angareni.

Pasangan H Faimuddin/Arifuddin (calon perseorangan) bernomor urut 1 mendapat kesempatan pertama, disusul pasangan nomor urut 2, AS Thamrin/Wa Ode Masra Manarfa (dari koalisi PAN, PBB dan PPN).

Selanjutnya, pasangan nomor urut 3, Sairu Eba/La Ode Hadiah (calon independen), nomor urut 4 pasangan H Ibrahim Marsela/H Muirun Awi (Koalisi PDIP, Golkar dan PKS).

Kemudian disusul pasangan nomor urut 5, La Ode Mustari/Ikhsan Ismail (koalisi partai tanpa kursi) dan terakhir pasangan nomor urut 6, MZ Amril Tamim/Agus Feisal Hidayat (PPP, Partai Demokrat dan PPIB).

Keenam kandidat pasangan calon wali kota/wakil wali kota tersebut dalam visi misinya umumnya memberi perhatian khusus pada pembangunan infrastuktur yang bisa menunjang terwujudnya kesejahteraan masyarakat yang mandiri dan bermartabat.

Selain itu para kandidat menyatakan akan membenahi birokrasi pemerintahan yang lebih profesional sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat Kota Baubau.

Saat menjawab pertanyaan dari salah seorang panelis, Prof DR Sumbangan Baja, kandidat yang akan memberikan perhatian terhadap pengembangan kebudayaan, adalah pasangan AS Thamrin/Wa Ode Maasra.

Sedangkan pasangan Ibrahim Marsela/Muirun Awi akan memberi perhatian khusus pada pelayanan kesehatan, ketersediaan fasilitas air bersih, dan memberi bantuan modal kerja bagi usaha kecil sebesar Rp5 juta hingga Rp50 juta per kelompok.

Sementara pasangan Amril/Agus Feisal akan memberi peran masyarakat dan dunia usaha yang lebih besar dalam menata dan membangun kota Baubau.

Sedangkan pasangan La Ode Mustari/Ikhsan Ismail akan memberi perhatian besar bagi masyarakat kecil, terutama untuk mendapatkan sumber penghidupan yang layak. (Ant).



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026