Logo Header Antaranews Sultra

Ombak Hantam Puluhan Rumah Di Bombana

Rabu, 9 Januari 2013 15:15 WIB
Image Print
"Ini adalah kali pertama desa kami tertimpa bencana, terjangan ombak dan air laut menggenangi rumah warga," katanya.

Rumbia, (ANTARA News) - Ombak setinggi tiga meter menghantam tiga puluhan rumah di daerah pesisir Desa Mattirowalie, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa malam (8/1).

Kepala Desa Mattirowalie, Sunusing di Rumbia, Rabu, mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA saat air laut pasang diiringi dengan deburan dan hempasan ombak setinggi dua hingga tiga meter.

"Ini adalah kali pertama desa kami tertimpa bencana, terjangan ombak dan air laut menggenangi rumah warga," katanya.

Ia tidak mendapat laporan adanya korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi barang eletronik, peralatan dapur dan sebagian dinding rumah warga banyak yang rusak akibat terjangan ombak.

Meskipun tidak ada korban jiwa, lanjut Sunusing, Pemerintah Kabupaten Bombana diharapkan tidak menutup mata atas persitiwa tersebut, sebab bila dibiarkan bukan tidak mungkin ke depan akan lebih membahayakan jiwa penduduk.

"Kejadian ini adalah murni fenomena alam yang menuntut kejelian pemerintah untuk mengatasinya, untuk menyelamatkan jiwa penduduk," katanya.

Menurut Sunusing untuk mengantisipasi hal seperti itu tidak terjadi lagi, pihaknya meminta Pemkab Bombana membangun tanggul pemecah ombak sepanjang 500 meter.

"Kami mengambil hikmah dari kejadian ini dan akan segera mengusulkan pembangunan talud sepanjang 500 meter di kawasan pesisir desa," ujarnya. (Ant).



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026