
Bombana Alokasikan Dana Jamkesda Gembira Rp1,3 Miliar

"Masih terdapat sebanyak 24 ribu lebih penduduk yang masuk kategori miskin di daerah ini yang harus mendapatkan jaminan kesehatan daerah,"
Bombana, (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalokasikan dana untuk Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Gerakan Membangun Bombana dengan Ridha Allah (Gembira) sebesar Rp1,3 miliar pada 2013.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, dr.Sunandar, di Rumbia, Ibukota Bombana, Jum`at mengatakan, Jamkesda Gembira akan diberlakukan di daerah itu untuk menganggulangi biaya kesehatan bagi sekitar 24 ribu lebih jiwa yang dikategorikan miskin.
"Masih terdapat sebanyak 24 ribu lebih penduduk yang masuk kategori miskin di daerah ini yang harus mendapatkan jaminan kesehatan daerah," kata Sunandar.
Menurut Sunandar, 24 ribu jiwa tersebut selain tidak mendapatkan kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dari kementrian, juga tidak mendapatkan Jamkesmas Bahteramas yang dialokasi dari Pemerintah Provinsi Sultra.
Oleh karena itu, kata dia, adalah kewajiban bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mengalokasikan dana jaminan kesehatan bagi 24 ribu penduduk miskin yang tersebar di hampir semua wilayah di daerah ini.
Lebih jauh Sunandar menjelaskan, persyaratan utama untuk memperoleh kartu Jamkesda adalah bagi penduduk yang belum belum memiliki kartu Jamkesmas dan Jamkesmas Provinsi.
"Selain itu harus memiliki identitas diri seperti kartu tanda penduduk (KTP)," tambahnya.
Sementara untuk anak dibawah usia 18 tahun atau yang tidak memilik KTP lanjut Sunandar, maka sangat diperlukan kartu keluarga, sebab untuk mendapatkan pelayanan kesehatan maka harus memiliki nomor induk kependudukan.
"Dalam KK itu kan meski tidak memiliki KTP sudah ada tercantum NIK, sehingga ketika diakses sudah akan langsung nampak bah yang bersangkutan benar-benar adalah warga Bombana," ujarnya.(Ant).
Pewarta : Jumrad R
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
