Baubau (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil mengangkut sebanyak 472 kilogram sampah dari kawasan Pantai Nirwana, Kota Baubau, dalam aksi bersih-bersih laut bertajuk Ocean Clean Up Day 2026.

General Manager PT ASDP Cabang Baubau Zullivan Ramadhana Miraza saat ditemui di Baubau, Minggu, mengatakan bahwa aksi yang dipusatkan di pantai yang terletak di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari tersebut, merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang digelar secara serentak di seluruh wilayah operasional ASDP di Indonesia.

"Program nasional tahunan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan laut dari ancaman pencemaran," kata Zullivan.

Dia menyebutkan, jika berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang biasanya berfokus di lingkungan pelabuhan, kali ini ASDP sengaja menyasar area publik. Pantai Nirwana dipilih karena statusnya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Baubau yang ramai dikunjungi masyarakat, sehingga memerlukan perhatian bersama.

"Saat ini salah satu permasalahan yang menjadi perhatian dunia adalah keberadaan sampah plastik di laut yang mengancam ekosistem. Melalui kegiatan di Pantai Nirwana ini, ASDP Baubau mengambil peran aktif untuk melakukan aksi nyata sekaligus mengedukasi," ujar Zullivan.

Zullivan menegaskan bahwa persoalan sampah plastik di wilayah pesisir bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola tempat wisata ataupun pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

"Harapan kami, kegiatan ini bisa memberi contoh dan memotivasi bersama seluruh masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan alam. Kalau kita kerjakan bersama-sama, menjaga kebersihan lingkungan ini akan terasa sangat mudah," jelasnya.

Dia mengungkapkan, dari total 472 kilogram sampah yang berhasil dikumpulkan, tercatat sebanyak 282 kilogram merupakan sampah plastik yang mendominasi kawasan tersebut, sementara 190 kilogram sisanya adalah sampah organik.

"Melalui gerakan ini, PT ASDP berharap dapat terus mendorong terciptanya ekosistem laut yang bersih, sehat, dan berkelanjutan, sekaligus mengunggah kepedulian masyarakat untuk menjaga kelestarian laut demi generasi mendatang," ungkapnya.

Berdasarkan pantauan ANTARA di lapangan, aksi bersih-bersih tersebut tidak hanya menyisir area sepanjang bibir pantai. Sejumlah personel juga dikerahkan untuk mengangkut sampah yang mengapung di perairan, bahkan melakukan penyelaman untuk memungut sampah yang berada di dasar laut.