ANTARA beri pelatihan penulisan berita bagi mahasiswa di Kendari
- 04 September 2026 18:04 WIB
Pemilik tanaman dengan sistem hidroponik di kawasan perkebunan Tunas Baru Hidroponik melayani pembelinya di Kecamatan Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (4/4/2020). Sejak pemerintah menetapkan masa tanggap bencana nasional penanggulangan wabah virus COVID-19 penjualan sayur hidroponik meningkat drastis. Pemilik kebun sayur hidroponik mengaku bisa meraup omzet Rp 600 ribu per hari dan kebanyakan pembeli memesan online melalui jasa ojek daring agar tetap tetap berada dirumah. ANTARA FOTO/Jojon.ANTARA FOTO/JOJON (ANTARA FOTO/JOJON)
emilik tanaman dengan sistem hidroponik di kawasan perkebunan Tunas Baru Hidroponik memasukan sayur pesanan pembeli yang datang langsung di Kecamatan Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (4/4/2020). Sejak pemerintah menetapkan masa tanggap bencana nasional penanggulangan wabah virus COVID-19 penjualan sayur hidroponik meningkat drastis. Pemilik kebun sayur hidroponik mengaku bisa meraup omzet Rp 600 ribu per hari dan kebanyakan pembeli memesan online melalui jasa ojek daring agar tetap tetap berada dirumah. ANTARA FOTO/Jojon.ANTARA FOTO/JOJON (ANTARA FOTO/JOJON)