Logo Header Antaranews Sultra

Polda Sultra awasi distribusi LPG 3 kg agar tepat sasaran

Selasa, 26 Mei 2026 21:28 WIB
Image Print
Personel Ditreskrimsus Polda Sultra melaksanakan pengawasan pendistribusian LPG 3 kilogram di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/5/2026). ANTARA/HO-Polda Sultra

Kendari (ANTARA) - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) memperketat pengawasan distribusi liquefied petroleum gas (LPG) 3 kilogram bersubsidi guna memastikan penyalurannya tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Sultra Kombes Pol Dodi Ruyatman di Kendari, Selasa, mengatakan pengawasan intensif ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan sekaligus mencegah adanya praktik penyimpangan distribusi di tengah masyarakat.

Dia menyebutkan langkah antisipasi tersebut dengan mengerahkan personel Unit II Subdit I Indagsi Ditreskrimsus melalui pengecekan langsung proses pengisian tabung di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Cahaya Internasional Indonesia, Kelurahan Sambuli, Kecamatan Sambuli, Kota Kendari.

"Personel memantau langsung proses pengisian tabung LPG 3 kg yang selanjutnya diangkut oleh agen penyalur mitra Pertamina untuk didistribusikan ke sejumlah pangkalan resmi di wilayah Sultra," kata Dodi.

Berdasarkan hasil pengawasan di lapangan, Ditreskrimsus Polda Sultra menyatakan proses pengisian maupun jalur distribusi sejauh ini berjalan normal tanpa kendala. Stok LPG 3 kg untuk wilayah Sultra juga berada dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Dia mengatakan dengan pengawasan ketat dan berkala ini, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal ketersediaan energi bersubsidi agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Produksi SPBE PT Cahaya Internasional Indonesia Asdian menjelaskan seluruh tahapan penyaluran berjalan lancar tanpa hambatan, termasuk dari segi harga yang tetap mengacu pada regulasi pemerintah.

"Harga LPG 3 kg juga dipastikan masih stabil dan tidak mengalami kenaikan," ujarnya.

Ia memaparkan dalam sehari SPBE PT Cahaya Internasional Indonesia mampu menyalurkan sekitar 22.400 tabung LPG 3 kg guna menjaga stabilitas pasokan di masyarakat.

Adapun total penyaluran LPG bersubsidi untuk wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara secara keseluruhan mencapai sekitar 200 ton per hari.

"Seluruh pasokan dari SPBE didistribusikan secara terukur ke sejumlah wilayah, meliputi Kabupaten Konawe Selatan, Kabupaten Konawe Kepulauan, Kota Kendari, serta sebagian wilayah Kabupaten Konawe," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026