
Polda Sultra salurkan 200 paket sembako bagi korban terdampak banjir di Kendari

Kendari (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan sebanyak 200 paket sembako kepada warga terdampak banjir akibat luapan Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan saat ditemui di Kendari, Senin, mengatakan bahwa selain bantuan logistik, pihaknya juga mengerahkan personel dan fasilitas pendukung untuk meringankan beban masyarakat yang masih bertahan di pengungsian.
"Kami menyalurkan paket sembako dan mengirimkan tim kesehatan untuk mengecek kondisi warga di lokasi pengungsian secara berkala," ujar Gidion Arif saat melakukan kunjungan di lokasi banjir Kali Wanggu Kendari.
Gidion Arif menjelaskan bahwa untuk pemenuhan kebutuhan dasar, Polda Sultra bekerja sama dengan Dinas Sosial dan Badan Gizi Nasional (BGN) dalam mendistribusikan makanan. Sementara untuk kebutuhan air bersih, Satuan Brimob telah menyiagakan mobil water treatment yang mampu mengolah air menjadi layak konsumsi.
"Yang menjadi kendala saat ini adalah penerangan karena aliran listrik masih dipadamkan demi keamanan. Kami segera mengirimkan lampu darurat (emergency) untuk membantu warga," ujarnya.

Dalam penanganan banjir di Kota Kendari, Polda Sultra menerjunkan sedikitnya 150 personel. Gidion Arif menegaskan bahwa pengaturan operasional personel dilakukan secara bergantian agar penanganan tetap optimal mengingat kondisi cuaca yang masih dinamis.
"Personel kami siagakan penuh, namun tetap dilakukan pengaturan agar petugas tidak mengalami kelelahan di lapangan," ungkapnya.
Gidion Arif juga menyebutkan bahwa berdasarkan pantauan di lapangan, debit air di wilayah tersebut belum menunjukkan tanda-tanda surut yang signifikan dengan ketinggian mencapai dada orang dewasa. Warga kini mengungsi di masjid-masjid setempat dan tenda darurat yang didirikan di bahu jalan.
Tercatat sebanyak lima RT di Kelurahan Lepo-Lepo terdampak bencana ini, meliputi RT 03 sebanyak69 KK atau 224 jiwa, RT 10 30 KK atau 104 jiwa, RT 12 8 KK atau 40 jiwa, RT 13 12 KK atau 72 jiwa, dan RT 14 sebanyak 34 KK atau 176 jiwa.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
