
PT Vale perkuat kapasitas guru di Kolaka melalui bimtek kurikulum OSN

Kolaka (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa memperkuat kapasitas guru di wilayah pemberdayaan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Tenaga Pendidik Kurikulum Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Senior Coordinator Community Development PT Vale IGP Pomalaa, Charles Cristian, di Kolaka, Senin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka guna meningkatkan kapasitas guru pendidikan di daerah tersebut.
"Kami melihat antusiasme untuk mengikuti ajang OSN sangat tinggi di seluruh Indonesia. Untuk masuk dalam nominasi, dibutuhkan pendampingan yang kuat dari para guru. Oleh karena itu, kami memberikan pelatihan ini agar guru-guru di wilayah pemberdayaan memiliki kapasitas yang mumpuni dalam membimbing siswa," kata Charles.
Charles menjelaskan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan program yang menjadi salah satu pilar unggulan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan dengan menyasar para guru di empat kecamatan pemberdayaan perusahaan, yakni Kecamatan Pomalaa, Baula, Wundulako, dan Tanggetada.
Ia menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut, para peserta terdiri dari guru muda hingga senior menunjukkan semangat yang luar biasa. Selama tiga hari pelaksanaan, para guru diharapkan dapat berinteraksi aktif dengan narasumber agar proses transfer ilmu berjalan optimal.
"Kami merintis dari wilayah pemberdayaan terlebih dahulu dengan harapan kedepannya anak-anak didik kita tidak hanya mampu bersaing di tingkat kabupaten, tetapi juga mewakili Kolaka di tingkat nasional bahkan internasional," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kolaka, Nurhidayat, memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PT Vale Indonesia dalam mendukung sektor pendidikan.
"Ini adalah dampak positif dari kehadiran PT Vale. Kami berharap melalui kegiatan ini, prestasi dalam lomba-lomba sains tidak lagi hanya didominasi oleh sekolah-sekolah tertentu di pusat kota, tetapi merata hingga ke wilayah pemberdayaan," ujar Nurhidayat.
Ia mengimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti bimtek dengan saksama dan penuh keseriusan agar output dari pelatihan ini bisa langsung dirasakan oleh para murid.
"Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga mutu pendidikan di Kolaka semakin meningkat dan mampu mencetak generasi yang kompetitif di kancah nasional," jelasnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi katalisator bagi lahirnya talenta-talenta baru dari Bumi Mekongga yang siap mengharumkan nama daerah melalui jalur prestasi akademik.
Diketahui, pada kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 tenaga pendidik (guru), mulai dari guru Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di empat wilayah pemberdayaan perusahaan.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra/Andika
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
