
Cegah percaloan, pembelian tiket feri di Sultra beralih ke sistem daring

Kendari (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menerapkan sistem pembelian tiket kapal secara daring (online) di seluruh wilayah pelabuhan penyeberangan Sultra untuk memberantas praktik percaloan.
Kepala Dishub Sultra Muhammad Rajulan saat ditemui di Kendari, Senin (2/3), mengatakan kebijakan itu diambil menyusul maraknya aksi calo yang kerap memanfaatkan lonjakan penumpang dan antrean panjang, terutama saat periode hari besar keagamaan seperti Lebaran.
"Penerapan tiket daring ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus memudahkan masyarakat memperoleh tiket tanpa harus melalui perantara atau calo," kata Rajulan.
Ia mengatakan saat ini PT ASDP sedang melakukan sosialisasi terkait transisi sistem pembelian tiket dari manual ke digital atau online.
"Di Pelabuhan Kendari, proses sosialisasi sudah mulai berjalan dan ditargetkan akan diimplementasikan di seluruh pelabuhan penyeberangan se-Sultra dalam waktu dekat," ujar dia.
Muhammad Rajulan mengungkapan bahwa penerapan tersebut dinilai sangat efektif. Selain memangkas ruang gerak calo, sistem ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan antrean di loket pelabuhan, sehingga alur penumpang menjadi lebih tertib dan terdata.
Untuk memastikan kebijakan ini berjalan efektif, menurut dia, Dishub Sultra juga menyiapkan langkah pengawasan ketat dengan melibatkan aparat gabungan.
"Kami memperkuat pengawasan melalui koordinasi bersama pihak Polres, TNI, dan Satpol PP untuk memastikan tidak ada lagi praktik percaloan yang merugikan masyarakat," kata Muhammad Rajulan.
Ia menambahkan bahwa penerapan tiket daring ini juga sejalan dengan upaya digitalisasi layanan transportasi publik di Sulawesi Tenggara untuk memberikan kepastian tarif dan ketersediaan kuota penumpang bagi pengguna jasa feri.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Faidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
