Muna Barat (ANTARA) - Kantor Pertanahan/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Muna Barat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil menyelesaikan target program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2025 sebanyak 1.000 bidang tanah.
Kepala BPN Muna Barat, Edison, Kamis menjelaskan bahwa target awal tahun ini sebenarnya ditetapkan sebanyak 1.500 bidang. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, sebanyak 900 bidang sempat diblokir.
“Alhamdulillah, dari target awal 1.500 bidang, sempat terjadi pemblokiran 900 bidang karena efisiensi. Namun pada bulan September dilakukan pembukaan blokir sehingga kami mendapat tambahan 400 bidang untuk diselesaikan,” ujar Edison.
Ia menambahkan, dari total 1.000 bidang yang ditetapkan, sebanyak 600 bidang telah rampung pada tahap pertama dan sudah diserahkan kepada masyarakat. Sementara itu, 400 bidang tambahan yang masuk tahap kedua juga telah selesai diproses.
“Insyaa Allah pada bulan Desember nanti, 400 bidang tahap kedua ini akan kami serahkan kepada masyarakat,” kata Edison.
Dengan capaian tersebut, BPN Muna Barat memastikan komitmennya dalam mendukung percepatan sertifikasi tanah melalui program PTSL.
Edison menegaskan bahwa program ini sangat penting untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat serta mendorong peningkatan kesejahteraan warga.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengunjungi Kantor Pertanahan Kabupaten Muna Barat atau mengakses kanal resmi media sosial instansi tersebut

