Logo Header Antaranews Sultra

Kantor Komunikasi Kepresidenan sebut Baubau potensi jadi kota kesehatan

Jumat, 13 Juni 2025 20:22 WIB
Image Print
Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan RI Isra Ramli saat mengunjungi Puskesmas di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (13/6/2025). ANTARA/Rusman/zk

Kendari (ANTARA) - Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan Republik Indonesia (RI) menyebut jika Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berpotensi untuk menjadi kota jasa di bidang kesehatan.

Deputi Bidang Materi Komunikasi dan Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan RI Isra Ramli saat ditemui di Baubau, Jumat, mengatakan bahwa pihaknya menilai jika Kota Baubau memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan layanan kesehatan bagi masyarakatnya.

Menurutnya, Kota Baubau juga menjadi sangat potensial untuk menjadi kota jasa di bidang kesehatan.

"Hari ini saya mengunjungi tiga puskesmas, Alhamdulillah Kota Baubau ini siap untuk melaksanakan program CKG (cek kesehatan gratis) tadi. jadi, sebenarnya ini potensial Kota Baubau berkembang menjadi kota jasa di bidang kesehatan," kata Isra Ramli saat mengunjungi Kota Baubau.

Dia mengungkapkan jika dirinya melihat langsung antusias dan partisipasi masyarakat dalam memeriksakan kesehatannya pada sejumlah fasilitas kesehatan yang telah disiapkan oleh Pemkot Baubau, khususnya untuk Puskesmas.

"Jadi, karena memang antusias masyarakat, partisipasi masyarakat, semangat mereka untuk berobat menyehatkan diri untuk memeriksakan kesehatan dan segala macamnya itu tinggi sekali. Itu potensinya," ujarnya.

Isra Ramli juga mengungkapkan dengan adanya program yang telah dicanangkan oleh pemerintah saat ini, tentu akan memberikan dukungan kepada pemerintah Kota Baubau untuk lebih meningkatkan layanan kesehatan sesuai dengan harapan Presiden Republik Indonesia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kantor Komunikasi Kepresidenan: Baubau potensi jadi kota kesehatan



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026