
Antam ikut berperan pembangunan melalui program "Musrempom"

Kolaka (ANTARA) - PT.Antam Tbk UBPN Kolaka,Sulawesi tenggara turut memberikan peran dalam pembangunan pada sektor infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pariwisata dan sektor pengelolaan lingkungan melalui program musyawarah rencana pembangunan Kecamatan Pomalaa (Musrempom).
General Manager PT.Antam,Nilus Rahmat menjelaskan di sektor infrastruktur, pada tahun 2022 ini perusahaan BUMN ini telah membangun dan merenovasi tiga unit tempat ibadah, pembangunan pipanisasi untuk pengadaan air bersih sepanjang 1,8 kilo meter, pembaungn tiga titik sumur bor, pembangunan 204 meter drainase, pembangunan rabat beton jalan desa, pembangunan 1,5 kilo meter jalan usaha tani, serta membangun 350 meter talud.
Sementara di sektor kesehatan kata Nilus melalui dana CSR tahun 2022 sebagian besar dialokasikan untuk membangun dan merenovasi 3 unit bangunan posyandu begitu juga disektor pendidikan memfokuskan intervensinya untuk membangun dan merenovasi dua unit pagar sekolah serta 1 unit kantin sekolah.
" Pada sektor pariwisata,antam berkontribusi dalam pembangunan jembatan wisata sepanjang 70 meter serta 12 titik LPJU serta kontribusi di sektor pengelolaan lingkungan,dengan memberikan bantuan satu unit truk pengangkut sampah, dua unit motor roda tiga untuk pengangkutan sampah serta tiga unit bak sampah," ungkap Nilus.
Salah satu program CSR antam lanjut dia yang menjadi komitmen perusahaan adalah berkontribusi dalam pengembangan perekonomian masyarakat dan pendapatan rill melalui Program Kemitraan (PK) sebagai upaya perusahaan dalam mendukung pengembangan UMKM di sektor perdagangan, pertanian, jasa, peternakan dan perikanan.
Dan dalam lima tahun terakhir ini,antam telah menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp17,4 miliar dengan total mitra binaan sebanyak 348 yang tersebar di kabupaten Kolaka.
"Pelaksanaan CSR antam selalu mengedepankan nilai-nilai manfaat keberlanjutan sesuai dengan amanat Environment Social Governace (ESG), Sustainable Development Goals (SDGs), Rencana Induk Pengembangan dan Pembedayaan Masyarakat (RIPPM) serta Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)," kata Nulis Rahmat.
Pewarta : Darwis Sarkani
Editor:
Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2026
