
BMKG Kendari imbau warga untuk waspada cuaca ekstrem di lima daerah Sultra

Kendari (ANTARA) - Stasiun Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengimbau warga untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di lima wilayah di daerah dengan sebutan "Bumi Anoa" itu.
Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari Faizal Habibie dihubungi di Kendari, Selasa, mengatakan cuaca ekstrem tersebut berupa hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai guntur dan angin kencang.
"Kami mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, Kolaka Timur, dan Buton Utara pada siang hingga sore hari, serta wilayah Konawe Utara pada malam hari," kata dia.
Ia menjelaskan pada pagi hari, cuaca di wilayah Sultra umumnya diprediksi berawan, sedangkan memasuki siang dan sore hari, potensi hujan ringan hingga sedang mulai merata di hampir seluruh kabupaten dan kota.
Ia menyebutkan wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan, meliputi Kota Kendari, Kota Baubau, Kabupaten Konawe Utara, Kolaka, Kolaka Utara, Bombana, Muna, Muna Barat, Buton, Buton Tengah, Buton Selatan, dan Wakatobi.
"Pada malam hari, potensi hujan sedang diprakirakan terjadi di Konawe Utara, sementara wilayah lainnya seperti Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, hingga Wakatobi masih berpotensi hujan ringan," ujarnya.
Ia menjelaskan kondisi suhu udara di Sultra diprakirakan berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembaban udara mencapai 65 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah barat daya ke barat laut dengan kecepatan 2 hingga 30 kilometer per jam.
"Memasuki dini hari, hujan dengan intensitas ringan diprediksi masih akan mengguyur wilayah Kabupaten Konawe Utara dan Kolaka Utara," kata Faizal Habibie.
Pihaknya meminta masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan bencana, untuk tetap waspada dan rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui laman yang telah terverifikasi atau lewat kanal cuaca.bmkg.go.id.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
