Travel penjualan tiket Pelni di Kota Baubau kembali dibuka

id Pelni

Travel penjualan tiket Pelni di Kota Baubau kembali dibuka

Kepala Pelni cabang Kota Baubau, Juni Samsuddin Sitorus. (Foto Antara/Yusran)

Baubau (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni (Persero) Cabang Baubau, Sulawesi Tenggara, menyatakan travel-travel yang ada di daerah itu kembali dibuka setelah sebelumnya tidak beroperasi karena adanya penerapan PPKM akibat pandemi COVID-19.

"Sesuai instruksi dari kantor pusat, per 18 September 2021 travel-travel di Kota Baubau sudah kembali beroperasi. Karena itu diharapkan kepada calon penumpang yang akan membeli tiket bisa datang langsung ke masing-masing travel-travel," ujar Kepala PT Pelni Cabang Baubau, Juni Samsuddin Sitorus, di Baubau, Selasa.

Ia mengatakan, pembukaan loket-loket travel tersebut juga setelah kantor Pelni pusat melaksanakan zoom meeting dengan mengikutsertakan dari pihak travel.

"Jadi sudah dua hari ini mereka (travel) sudah bisa kembali menjual atau membuka loket lagi," imbuh Sitorus yang merupakan mantan kepala cabang Merauke.

Dikatakannya, sebanyak delapan travel yang ada di beberapa titik dalam Kota Baubau siap melayani calon penumpang yang akan bepergian melalui transportasi kapal laut milik BUMN tersebut.

"Saya kira delapan travel yang ada itu bisa mengkafer calon penumpang yang akan berangkat, apalagi tempatnya (travel) tidak terlalu berjauhan juga," ujar Sitorus.

Meski begitu, pihaknya berharap masyarakat atau calon penumpang yang akan bepergian agar membeli tiket jauh-jauh hari sebelum keberangkatan kapal. Termasuk tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Untuk mendapatkan tiket, kata dia, setiap calon penumpang yang akan berangkat diharapkan menyertakan surat vaksin minimal vaksin pertama. Namun juga apabila ada penumpang terkendala vaksin karena kondisi belum bisa divaksinasi, maka diharapkan ada surat keterangan dari rumah sakit mana pun berada, tidak harus di RSUD Palagimana Baubau.

"Kemudian untuk anak-anak yang di bawah umur 12 tahun tetap harus mendapatkan surat keterangan dari Satgas COVID bahwa anak usia di bawah 12 tahun itu akan bepergian menggunakan kapal laut," tambah mantan kepala cabang Serui ini.

Sitorus mengatakan, pelayanan pembelian tiket melalui travel kembali dibuka karena beberapa waktu sempat ditutup sementara dari kantor pusat dengan alasan satu pintu sebagai upaya untuk mempermudah calon penumpang pada masa PPKM.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021