Wali Kota Kendari pimpin ISSI Sulawesi Tenggara

id ISSI Sultra, komunitas sepeda

Wali Kota Kendari pimpin ISSI Sulawesi Tenggara

Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Sulkarnain Kadir terpilih menjadi Ketua ISSI Sultra yang dilaksanakan secara virtual, Sabtu (6/3/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemkot Kendari)

Kendari (ANTARA) - Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir terpilih menjadi Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Luar Biasa ISSI Sultra di salah satu hotel di kota itu, Sabtu.

Musprov yang digelar secara virtual itu, seluruh pengurus ISSI Sultra yang hadir mempercayakan Sulkarnain Kadir untuk menahkadai komunitas tersebut selama lima tahun ke depan.

Sulkarnain mengatakan di masa kepengurusannya selama periode 2021-2026 akan mendorong potensi-potensi yang ada di Sulawesi Tenggara melalui event berskala nasional.

"Kita berharap dapat melakukan konsolidasi di seluruh 17 kabupaten/kota dan bisa melahirkan event-event yang bisa menjadi kebanggaan kita bersama. Kita punya banyak spot wisata, di Sulawesi Tenggara yang harus kita angkat lewat event-event sepeda kita," kata Sulkarnain.

Ia menyampaikan olahraga sepeda bukan hanya olahraga rekreasi tapi juga merupakan olahraga prestasi, sehingga ia juga optimis dapat menyetarakan event sepeda Sulawesi Tenggara dengan provinsi yang lainnya.

"Yang ada dalam pikiran saya saat ini bagaimana kita bisa menyandingkan juga Sulawesi Tenggara sebagaimana provinsi-provinsi lainnya. Kita bisa menghadirkan 'Tour The Anoa' di Sulawesi Tenggara untuk bisa menjadi even nasional yang mungkin bisa kita banggakan di masa yang akan datang," ujarnya.

Selain itu, menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) dan sejumlah kegiatan yang bakal dilakukan oleh KONI Sultra, Sulkarnain mengaku, ISSI Sultra akan mengambil peran dan mengikuti kegiatan yang bakal dilakukan nanti.

"Pasca saya terpilih menjadi Ketua ISSI, saya akan memfokuskan untuk memperbaiki kepengurusan. Ada 17 daerah targetnya tapi saat Musprov tadi hanya 11 wilayah saja yang ikut. Kita akan rampungkan dengan enam daerah lainnya dulu agar seluruh daerah bisa memiliki kepengurusan aktif," pungkasnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar