Pangdam Hasanuddin: waspadai perpecahan jelang pilkada

id pangdam

Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti saat memberikan ceramah pada safari Ramadhan di Makodim 1417 Kendari, Selasa malam. (foto Antara/Sarjono)

Kendari (Antaranews Sultra) - Panglima Komando Daerah Militer XIV/ Hasanuddin, Mayjen Agus Surya Bakti mengimbau semua pihak agar mewaspadai potensi perpecahan menjelang pesta demokrasi pemilihan kepala daerah serentak 27 Juni 2018.

"Saat ini situasi teritorial Kodam XIV/ Hasanuddin meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat kondusif, tetapi kewaspadaan terhadap gangguan menyambut pilkada serentak patut diwaspadai," kata Agus di Kendari, Selasa malam.

Perbedaan pilihan atau perbedaan dukungan dalam konteks politik harus diterima sebagai dinamika berdemokrasi yang harus dilalui sebagai sarana menentukan pemimpin terbaik.

Keragaman sikap politik ditengah masyarakat menyambut pilkada menjadi tantangan tersendiri bagi TNI dan Polri untuk membantu masyarakat menciptakan situasi yang damai.

Untuk itu, lanjut dia TNI dan Polri menjunjung tinggi komitmen menjaga netralitas sebagai jaminan terciptanya rasa persaudaraan dan mencegah perpecahan di tengah masyarakat.

"Siapa pun figur yang menerima amanah mayoritas dari rakyat maka dialah pemimpin yang harus mendapat legitimasi dari rakyat. Bagi TNI dan Polri memegang teguh tanggung jawab menjamin ketertiban masyarakat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari ancaman apa pun," kata Pangdam Hasanuddin disela-sela acara buka puasa bersama di Makodim 1417 Kendari.

Segenap pemangku kepentingan di negeri ini diharapkan berperan maksimal mewujudkan semangat kebersamaan dan selalu bersinergi membangun komunikasi dengan masyarakat, sehingga menjelang, pelaksanaan hingga pascapilkada dalam situasi kondusif, ujarnya.



 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar