Kesbangpol Baubau sosialisasi partisipasi pemilih

id baubau

Sekot Baubau,Roni Muhtar (tengah) didampingi Kepala Kesbangpol Baubau,LM Maulana Gafur (kiri) dan Komisioner KPU Baubau,Muh Masri dalam sosialisasi peningkatan partisipasi pemilih pilkada serentak 2018, di Baubau, Jumat. (foto Antara/Yusran)

Baubau (Antaranews Sultra) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara mengelar sosialisasi peningkatan partisipasi pemilih pada pilkada serentak 2018.

Sosialisasi di Baubau, Jumat, menghadirkan narasumber dari Komisioner KPU Baubau, Muh Masri dan Ketua Panwas Baubau, Yusran Elfargani serta diikuti lurah, tokoh masyarakat, tokoh wanita tokoh pemuda,dan tokoh agama.

Penjabat Walikota Baubau, Hado Hasina mengatakan, dorongan meningkatkan partisispasi pemilih tidak hanya menjadi tugas pemerintah, penyelenggara dan pengawas pemilu, akan tetapi semua elemen masyarakat harus berperan aktif agar partisipasi itu bisa meningkat dari partisipasi sebelumnya di pilkada Baubau yang hanya mencapai sekitar 51 persen lebih pemilih.

"Marilah kita menghimpun dan mengajak seluruh masyarakat agar munculkan kesadaran pemilih, karena memilih itu adalah hak seseorang sehingga rugilah orang itu kalau tidak memanfaatkan haknya," ujar Sekot Baubau,Roni Muhtar dalam sambutannya mewakili Pj Walikota Baubau, Hado Hasina.

Adanya imbauan atau ajakan memilih seperti itu, kata dia, karena pilkada adalah wadah untuk memilih pimpinan daerah yang tentunya didasari oleh kesadaran untuk mendapatkan pimpinan daerah yang layak dan berkualitas.

"Saat ini sementara berlangsung tahapan masa kampanye paslon. Hadirilah kampanye itu supaya masyarakat bisa menilai dan menentukan pilihannya mana yang bisa memimpin dan mengembangkan daerah kita ini," katanya.

Untuk membangun partisipasi pemilih pada pesta demokrasi lima tahunan itu juga, kata dia, sebaiknya dapat dimulai dari keluarga masing-masing hingga dilingkungan tempat tinggal.

"Saya juga meminta aparat kelurahan dan kecamatan agar memfasilitasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya," ujarnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat dalam memilih pemimpin tidak terpengaruh dengan janji-janji dan tidak menggadaikan haknya dengan sesuatu yang disodorkan, baik itu berupaya uang maupun barang.

"Kemudian hindari pula berita-berita yang belum jelas. Saat ini namanya orang mencari simpati terkadang kampanye hitam dilakukan dengan cara menyerang dan memfitnah," katanya.

Sementara, Kepala Kesbangpol Baubau, LM Maulana Gafur mengatakan, pihaknya dalam pelaksanaan pilkada, pilpres dan pileg ingin mengambil peran, sehingga dalam sosialisasi itu diharapkan dapat menumbuhkembangkan partisipasi pemilih serta pesta demokrasi yang bermartabat.

"Diharapkan wajib pilih masyarakat tidak golput tapi berpartisipasi aktif memberikan dukungan positif dengan menyalurkan hak pilihnya kepada siapapun menurut mereka yang terbaik," ujarnya.



 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar