Logo Header Antaranews Sultra

Bandara Baubau Akan Tutup Ruang VIP

Senin, 16 Mei 2016 08:56 WIB
Image Print
Kepala Bandara Betoambari Kota Baubau Agus Sugeng Widodo. (FOTO ANTARA/Yusran)

Baubau (Antara News) - Pihak pengelola Bandara Betoambari Kota Baubau akan menutup ruang masuk very important person (VIP) sehingga para pejabat yang biasa melewati pintu masuk ruang tersebut harus melewati pintu bersama penumpang umum.

"Penutupan dan penghapusan ruang VIP bandara tersebut juga berlaku di seluruh bandara Indonesia berdasarkan Peraturan Kementerian Perhubungan RI," kata Kepala Bandara Betoambari Baubau Agus Sugeng Widodo, di Baubau, Senin.

Menurut Agus, dalam Peraturan Kementerian Perhubungan itu ada dua syarat yang dapat digunakan, pertama harus memenuhi standar yang dikeluarkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terutama terkait faktor keamanan, keselamatan dan pelayanan, dan kedua adalah harus satu kesatuan dengan terminal (ruang tunggu).

"Khusus Bandara Betoambari ini kami akan memilih opsi dengan menghilangkan ruang VIP dan semua berada satu kesatuan dengan terminal. Jadi siapa pun penumpang pesawat tetap melewati pintu umum, dan tidak akan ada lagi pintu VIP," kata Agus seraya menampaikan pengahapusan pintu VIP tersebut diberi waktu sampai Desember 2016.

Ia mengatakan, semua pejabat dan masyarakat umum harus disatukan pemeriksaannya melalui pemeriksaan keamanan `security check point (SCP)` yang melewati dua pintu masuk bandara tersebut.

Menurut dia, kalau pun nanti ada tamu pejabat dan ada penjemputya terpaksa harus menunggu di luar ruang tunggu, begitupula pengguna jasa yang akan berangkat dan sudah boarding tidak langsung menuju ke pesawat, tetapi harus melewati satu pintu lagi.

Dia menjelaskan, penataan perubahan ruang VIP itu rencananya paling lambat Desember 2016, oleh karena itu pihaknya melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Baubau karena pembangunan ruang VIP tersebut menggunakan APBD Baubau.

"Kami optimistis penataan perubahan ruang VIP itu bisa rampung sesuai batas waktu yang ditentukan karena hal ini perintah dari Menteri Perhubungan yang kami harus laksanakan. Oleh karena itu kami juga sudah koordinasi dengan wali kota dan ketua DPRD Baubau mengenai masalah ini karena fakor keamanan," ujarnya pula.



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026