
BPS: NTP Sultra September Naik 1,7 Persen

Kendari (Antara News) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat selama September 2015 indeks nilai tukar petani Sultra sebesar 100,72 atau mengalami peningkatan 1,7 persen dari NTP pada bulan sebelumnya sebesar 99,55.
Kenaikan nilai tukar petani (NTP) tersebut ditunjang oleh empat subsektor, di antaranya tanaman pangan naik sebesar 2,08 persen, hortikultura naik sebesar 0,67 persen, kata Kepala BPS Sultra Adi Nugroho di Kendari, Jumat.
Dua subsektor lainnya, lanjut Adi Nugroho, tanaman perkebunan rakyat naik sebesar 1,13 persen dan peternakan yang mengalami kenaikan sebesar 1,53 persen.
Jika dilihat dari indeks harga yang diterima oleh petani pada bulan September 2015, menurut dia, empat subsektor pembangun NTP tersebut juga mengalami peningkatan masing-masing tanaman pangan sebesar 2,42 persen, hortikultura 0,93 persen, tanaman perkebunan rakyat 1,36 persen, dan peternakan 1,92 persen.
Menurut dia, dari subsektor yang dihitung untuk menetapkan NTP, subsektor perikanan mengalami penurunan sebesar 0,50 persen.
Jika melihat indeks harga yang dibayarkan oleh petani pada bulan September 2015, kata dia, juga mengalami penaikan sebesar 0,27 persen jika dibandingkan Agustus 2015.
Sementara itu, nilai tukar usaha rumah tangga pertanian (NTUP) di daerah tersebut pada bulan September 2015 mengalami penaikan sebesar 1,21 persen.
Pewarta : Oleh La Ode Abdul Rahman
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
