Logo Header Antaranews Sultra

Kodam Cenderawasih Siap Bantu Distribusi Logistik Pemilu

Kamis, 27 Maret 2014 17:57 WIB
Image Print

Jayapura (Antara News) - Kepala Staf Kodam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Hinza Siburian mengatakan pihaknya siap memberikan bantuan pendistribusian logistik ke daerah pedalaman Papua.

"Kami masih tunggu persetujuan dari Mabes TNI, terkait permintaan KPU Papua untuk distribusi logistik Pemilu," kata Kasdam yang dihubungi Antara melalui telepon di Jayapura, Kamis.

Menurut dia helikopter yang ada di Papua yang digunakan oleh Kodam XVII/Cenderawasih itu merupakan milik Mabes TNI yang di BKO-kan. "Helikopter itu di pakai dimana-mana, juga untuk Papua. Kita tidak punya heli. Itu heli BKO semua, punya Mabes TNI," katanya.

Untuk itu, kata Kasdam XVII/Cenderawasih pihaknya telah memberitahukan kepada Mabes TNI terkait adanya permintaan distribusi logistik dari KPU Papua ke sejumlah distrik di kabupaten-kabupaten di Pegunungan Tengah Papua. "Biasanya Heli yang di BKO-kan disini itu hanya ada dua, tiga atau satu. Heli itu digunakan untuk pengiriman logsitik ke pos-pos perbatasan," katanya.

Secara terpisah Ketua KPU Provinsi Papua Adam Arisoy mengatakan pihaknya telah menyurati ke KPU Pusat untuk selanjutnya menyampaikan permintaan bantuan kepada Panglima TNI agar membantu pendistribusian logistik Pemilu Legislatif di belasan daerah di Pegunungan Tengah Papua.

"Hari ini kami telah menyurati ke KPU RI, agar meminta bantuan kepada Panglima TNI untuk membantu distribusi logistik Pemilu ke daera-daerah di Pegunungan Tengah Papua dengan helikopter milik mereka," katanya.

Adam menyampaikan kendala yang dihadapi oleh KPU Papua dan KPUD didaerah-daerah adalah pendistribusian dari ibu kota kabupaten ke distrik-distrik terjauh yang hanya bisa dijangkau dengan pesawat atau helikopter.

Apa lagi, faktor cuaca yang kerap kali berubah-ubah, juga menjadi perhatian tersendiri. Adam mencontohkan di Kabupaten Yahukimo terdapat 51 distrik, ada yang bisa lewat jalur darat tetapi sebagian besar hanya bisa lewat penerbangan. Dan itu tidak bisa ditempuh dalam satu hari kerja, sehingga butuh bantuan.

"Pancaroba di daerah pegunungan sulit diduga. Maka itu selain menggunakan penerbangan komersil yang tidak bisa mengakomodir semua daerah, KPU Papua telah meminta agar ada bantuan penerbangan dari TNI," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026