Logo Header Antaranews Sultra

Nilai Tukar Petani Sultra Naik 0,15 Persen

Rabu, 1 Mei 2013 17:54 WIB
Image Print

Kendari, (Antara News) - Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada April 2013 mencapai 105,88 atau naik 0,15 persen dibanding Maret 2013 sebesar 105,72.

"Kenaikan ini disebabkan indeks harga yang diterima petani meningkat, sedangkan indeks harga yang dibayar petani malah menurun," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sultra, Wahyudin, di Kendari, Rabu.

Ia menjelaskan, NTP adalah perbandingan antara indeks harga yang diterima petani dan indeks harga yang dibayar petani.

NTP lanjut Wahyudin, merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan petani sehingga semakin tinggi NTP dapat diartikan kemampuan daya beli atau daya tukar petani relatif lebih baik dan tingkat kehidupan petani juga lebih baik.

"Indeks harga yang diterima petani 143,47 sebaliknya indeks harga yang dibayar petani 135,50," ujarnya.

Menurut Wahyudin, kenaikan tersebut cukup menggembirakan bagi petani di daerah itu.

Nilai Tukar Petani Tanaman Pangan (NTPP) tercatat sebesar 84,35, Nilai Tukar Petani Hortikultura (NTPH) 116,89, Nilai Tukar Petani Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 124,18.

"Kemudian Nilai Tukar Petani Peternakan (NTPPT) sebesar 90,40 dan Nilai Tukar Petani Nelayan (NTPN) sebesar 108,56," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026