Logo Header Antaranews Sultra

Buhari: Pimpinan Birokrasi Harus Tangggap Masalah Rakyat

Rabu, 28 November 2012 15:19 WIB
Image Print
Bupati Kolaka Buhari Matta (tengah kanan) didampingi Asisten III, Ismail Bella (kanan), Kepala Badan Diklat Sultra, Andi Nur Lapae (tengah kiri) dan Sekretaris BKD Kolaka, Andi Wahida, serta barisan peserta Diklatpim IV. (Foto ANTARA/Darwis Sarkani)
"Saat ini unsur pimpinan dalam birokrasi terus-menerus menjadi sorotan oleh semua elemen msyarakat, sehingga kita dituntut untuk lebih responsif dan tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,"

Kolaka (ANTARA News) - Bupati Kolaka, Buhari Matta menekankan kepada pimpinan birokraksi agar harus tanggap dan merespon setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

"Saat ini unsur pimpinan dalam birokrasi terus-menerus menjadi sorotan oleh semua elemen msyarakat, sehingga kita dituntut untuk lebih responsif dan tanggap terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat," ujarnya pada acara penutupan pendidikan dan pelatihan pimpinan (Diklatpim) IV angkatan V di Kolaka, Rabu.

Menurut Buhari, di era transparansi dan otonomi daerah ini menjadikan setiap unsur pimpinan dalam birokrasi pemerintah menghadapi tantangan yang berat dan Kompleks.

Untuk itu, kata salah satu kandidat gubernur Sultra ini, prinsip-prinsip kepemerintahan yang baik, yakni keterbukaan, kepastian hukum, akuntabilitas, transprasi, dan kejujuran menjadi agenda yang tidak dapat ditunda, sebab sejalan dengan meningkatnya tingkat pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Buhari juga mengingatkan bahwa sebagai kader pemimpin potensial, para peserta Diklatpim tersebut diharapkan mampu mengantisipasi perkembangan situasi dan kondisi masyarakat.

"Berusahalah meningkatkan kemampuan dan kapasitas diri, dan jangan pernah merasa puas dengan ilmu dan pengetahuan yang dimiliki sekarang," ujarnya, seraya berpesan agar senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab.

Buhari juga mengingatkan agar tetap membina sikap mental yang arif dan bijaksana serta meningkatkan kemampuan profesional dalam memberikan pelayanan secara efektif dan efesien, menunjukkan prilaku sebagai seorang pemimpin yang beretika secara konsisten dan meningkatkan kreativitas, inovasi dan inisiatif serta kegairahan untuk menjujung produktivitas kerja.

Sementara itu, Tim Penyelenggara Diklatpim IV angkatan V yang yang juga Seretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kolaka, Hj Andi Wahida melaporkan, kegiatan Diklatpim ini dilaksanakan atas kerja sama BKD KOlaka dan Badan Diklat Sultra, mulai 22 Oktober hingga 27 November 2012 dengan diikuti 35 orang peserta dari SKPD lingkup Pemkab Kolaka.

"Secara umum penyelenggaraan Diklatpim berlangsung baik dan lancar dan hal ini ditandai dengan tingginya semangat dan partsipasi peserta dalam seluruh kegiatan terutama dalam mentaati tata tertib yang berlaku selama kegiatan diklat," katanya.

Kegiatan Diklatpim ini melakukan observasi lapangan dilaksanakan di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, dengan fokus pengambilan sample di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Kantor Kelurahan Lagaligo Kecamatan Wara dan Puskesmas Wara.

"Hasilnya dibuatkan kertas lembaran kerja observasi lapangan yang kemudian disampaikan dalam seminar yang diikuti sesama peserta diklatpim ini," ujarnya.

Wahida juga mengatakan, hasil evaluasi Tim Penyelenggara Diklatpim itu, semua peserta dinyatakan lulus 100 persen dengan kualifikasi lulus baik sekali sebanyak 32 orang dan kategori lulus baik tiga orang.

Acara penutupan Diklatpim tersebut juga dihadiri Kepala Badan Diklat Provinsi Sultra, Andi Nur Lapae, dan seluruh pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Kolaka. (Ant).



Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026