
Wartawan Senior Sultra Tutup Usia

Kendari (ANTARA News) - Wartawan senior di Sulawesi Tenggara (Sultra), Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Surat Kabar Mingguan Nusantara Pos, Idrus Indas, Rabu siang tutup usia dalam usia 69 tahun.
Pihak keluarga, Yamin Indas yang dihubungi di rumah duka di Kendari, mengatakan, sebelum menghembuskan napas terakhir, almarhum masih sempat melaksanakan tugas jurnalistik, mencari informasi di Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara.
"Kemungkinan beliau terkena serangan jantung, saat menunggu angkot dari Andonuhu untuk kembali ke rumah. Namun belum sempat naik angkot, sudah terjatuh, lalu meninggal," katanya.
Menurut Yamin, warga sekitar yang melihat almarhum terjatuh, langsung menahan angkot dan membawa ke rumah sakit Abunawas, hanya sekitar satu kilometer dari tempat almarhum terjatuh.
"Setelah dokter di rumah sakit tersebut memeriksa tubuh almarhum, ternyata sudah tidak bernyawa lagi. Pihak rumah sakit kemudian menghubungi pihak keluarga melalui nomor telepon yang tersimpan di kantong baju almarhum," katanya.
Almarhum Idrus Indas lahir di Kabaena, Sulawesi Tenggara pada tanggal 22 Juli 1943.
Ia mulai menekuni profesi wartawan di Makassar, Sulawesi Selatan tahun 1960-an.
Selain aktif menulis di sejumlah majalah seperti Majalah Kartini, almarhum juga menjadi wartawan Merdeka dan Pedoman Rakyat.
Saat Sultra mekar menjadi provinsi otonom pada 27 April tahun 1964, almarhum bersama dua rekannya, Zakariah Haris dan Piter Bittikaka pindah di Kendari.
Di Kendari tiga sekawan tersebut menerbitkan surat kabar bulanan bernama Media Karya. Oleh Pitter Bittikaka, surat kabar tersebut mengubah namanya menjadi Media Kita, selanjutnya menjadi koran Harian Kendari Pos.
Sedangkan almarhum Idrus Indas, menerbitkan surat kabar dwi mingguan bernama Nusantara Pos. Sementara Zakariah Haris, menjadi koresponden harian Sinar Harapan Jakarta.
Tiga tokoh pers di Sultra tersebut, yang masih hidup saat ini adalah Piter Bittikaka dan saat ini masih menjadi salah satu komisaris perusahaan yang menerbitkan SKH Kendari Pos.
"Almarhum Idrus Indas mendirikan Nusantara Pos tahun 1971 dan saat menutup usia masih menjalankan tugas sebagai Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Nusantara Pos," kata Yamin Indas, adik kandung almarhum.
Idrus Indas meninggalkan satu orang istri, dua orang anak dan empat orang cucu. (ANT).
Pewarta : Agus
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
