Kendari (ANTARA) - Sepeda motor masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk menunjang mobilitas sehari-hari, termasuk saat membawa barang belanjaan maupun barang bawaan berukuran cukup besar. Namun, membawa barang secara tidak tepat dapat memengaruhi keseimbangan kendaraan dan meningkatkan risiko kecelakaan di jalan.
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan saat membawa barang menggunakan sepeda motor.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel Habib Permadi mengatakan bahwa pengendara perlu memahami batas kemampuan kendaraan serta memperhatikan posisi barang bawaan agar tidak membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
“Sering kali pengendara membawa barang terlalu banyak atau melebihi kapasitas sehingga mengganggu keseimbangan motor. Padahal, hal tersebut bisa membuat motor sulit dikendalikan, terutama saat bermanuver atau melakukan pengereman mendadak,” ujar Habib di Makassar.
Ilustrasi pengendara menggunakna sepeda motor jenis Honda. (ANTARA/HO-Asmo Sulsel)
Sebagai panduan bagi pengendara, Asmo Sulsel membagikan enam tips keselamatan berkendara atau #Cari_Aman saat membawa barang belanja atau barang besar menggunakan sepeda motor:
1. Pastikan barang tidak mengganggu kendali motor
Hindari membawa barang yang menutupi setang kemudi, lampu utama, lampu sein, maupun pandangan kaca spion pengendara saat berkendara.
2. Gunakan pengikat yang kuat dan aman
Pastikan barang terikat dengan baik menggunakan tali pengikat yang elastis dan kuat, seperti tali karet ban atau ratchet tie down, agar barang tidak bergeser atau jatuh selama perjalanan.
3. Perhatikan kapasitas kendaraan
Jangan membawa barang melebihi kapasitas beban maksimal motor karena dapat memengaruhi fungsi suspensi, keseimbangan, serta performa pengereman.
4. Hindari membawa barang terlalu lebar atau terlalu tinggi
Barang yang terlalu lebar melebihi setang kemudi atau terlalu tinggi dapat mengganggu manuver kendaraan, meningkatkan hambatan angin, dan berpotensi membahayakan pengendara lain.
5. Kurangi kecepatan dan jaga jarak aman
Saat membawa barang tambahan, pengendara diimbau untuk berkendara lebih hati-hati dan menurunkan kecepatan. Respons kendaraan, terutama saat mengerem, akan berbeda dibanding kondisi normal tanpa muatan.
6. Gunakan tas atau boks tambahan bila diperlukan
Pemanfaatan boks motor (top box/side box) atau tas khusus dapat membantu menjaga posisi barang tetap stabil, aman, dan terlindungi dari cuaca selama perjalanan.
Selanjutnya, Habib juga mengingatkan bahwa keselamatan berkendara harus tetap menjadi prioritas utama, meskipun pengendara hanya melakukan perjalanan singkat untuk berbelanja atau mengantar barang ke lokasi yang dekat.
“Kadang perjalanan dekat membuat pengendara merasa lebih santai dan mengabaikan keselamatan. Padahal, risiko kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Karena itu, penting untuk tetap menerapkan prinsip #Cari_Aman dalam setiap aktivitas berkendara,” kata Habib menambahkan.
Melalui edukasi safety riding yang rutin dilakukan ini, Asmo Sulsel berharap masyarakat dapat semakin memahami pentingnya berkendara dengan aman dan bertanggung jawab, termasuk saat membawa barang bawaan di jalan raya guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.