Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota Kendari bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan pangan kepada lebih dari 27 ribu keluarga guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat ditemui di Kendari, Kamis, mengatakan bahwa program ini merupakan komitmen pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, khususnya bagi kelompok rentan di tengah kenaikan harga bahan pokok.

"Semoga dengan bantuan ini masyarakat merasa ringan bebannya, terutama bagi warga yang perekonomiannya kurang dan tanggungannya banyak. Apalagi menjelang Idul Fitri ini kenaikan harga lumayan, jadi mudah-mudahan bisa membantu," kata Siska.

Dia menyebutkan bahwa bantuan yang disalurkan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng dua liter untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

"Program ini menyasar warga yang tersebar di 11 kecamatan dan 65 kelurahan di Kota Kendari," ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sulawesi Tenggara Benhur Ngkaimi menjelaskan bahwa bantuan pangan ini merupakan stimulus ekonomi untuk alokasi dua bulan, yaitu Februari dan Maret 2026.

"Bantuan pangan ini adalah stimulus ekonomi untuk alokasi Februari dan Maret tahun 2026. Seharusnya disalurkan bulan Februari, namun baru terealisasi di pertengahan Maret," kata Benhur.

Ia menambahkan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kota Kendari berupaya mempercepat proses pendistribusian agar seluruh bantuan dapat diterima warga sebelum akhir bulan.

"Secara kesiapan pemerintah daerah, pemkot, dan Bulog, jika tidak ada kendala libur, kita targetkan penyaluran selesai pada batas akhir Maret ini," tambah Benhur.