459 WNI tahanan Imigrasi Malaysia dipulangkan ke Indonesia
Jumat, 6 Desember 2019 15:23 WIB
Sebanyak 459 warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai tahanan imigrasi di Malaysia dipulangkan ke Tanah Air melalui Pelabuhan Pasir Gudang, Johor Bahru, pada 6 dan 7 Desember 2019. (ANTARA/HO Yusron B Ambary)
Kuala Lumpur (ANTARA) - Sebanyak 459 warga negara Indonesia (WNI), termasuk 33 bayi dan anak-anak, dari berbagai tahanan imigrasi di Malaysia dipulangkan ke Tanah Air melalui Pelabuhan Pasir Gudang, Johor Bahru, pada 6 dan 7 Desember 2019.
"Mereka menjalani repatriasi dari Pelabuhan Pasir Gudang," kata Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary, ketika dihubungi dari Kuala Lumpur, Jumat.
"Setibanya di Batam, mereka akan diterima oleh BP3TKI Tanjung Pinang dan Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Tanjung Pinang untuk proses pemulangan kembali ke daerah asal," kata Yusron, yang menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Perlindungan WNI.
Ia mengatakan bahwa program repatriasi WNI tersebut merupakan hasil kerja sama KBRI Kuala Lumpur dengan Jabatan Imigresen Malaysia, KJRI Johor Bahru, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Sosial RI, serta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
Pemulangan WNI kali ini, menurut dia, merupakan tahap terakhir dari program repatriasi WNI kelompok rentan (perempuan dan anak-anak) dari tahanan-tahanan imigrasi di seluruh wilayah Semenanjung Malaysia pada 2019.
Lewat program repatriasi tersebut, sejak April 2019 sebanyak 977 WNI yang terdiri atas 910 orang dewasa dan 67 bayi serta anak-anak telah dipulangkan ke Indonesia.
"Mereka menjalani repatriasi dari Pelabuhan Pasir Gudang," kata Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Yusron B Ambary, ketika dihubungi dari Kuala Lumpur, Jumat.
"Setibanya di Batam, mereka akan diterima oleh BP3TKI Tanjung Pinang dan Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Tanjung Pinang untuk proses pemulangan kembali ke daerah asal," kata Yusron, yang menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Perlindungan WNI.
Ia mengatakan bahwa program repatriasi WNI tersebut merupakan hasil kerja sama KBRI Kuala Lumpur dengan Jabatan Imigresen Malaysia, KJRI Johor Bahru, Kementerian Luar Negeri RI, Kementerian Sosial RI, serta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).
Pemulangan WNI kali ini, menurut dia, merupakan tahap terakhir dari program repatriasi WNI kelompok rentan (perempuan dan anak-anak) dari tahanan-tahanan imigrasi di seluruh wilayah Semenanjung Malaysia pada 2019.
Lewat program repatriasi tersebut, sejak April 2019 sebanyak 977 WNI yang terdiri atas 910 orang dewasa dan 67 bayi serta anak-anak telah dipulangkan ke Indonesia.
Pewarta : Agus Setiawan
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon
13 January 2026 13:58 WIB
Berita populer, RM BTS pembicara KTT CEO APEC 2025 sampai daftar timnas U-17
28 October 2025 10:35 WIB
Terpopuler - Hukum & Politik
Lihat Juga
Presiden Prabowo umumkan penerbitan PP Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam
20 May 2026 12:08 WIB
Presiden Prabowo tekankan APBN alat lindungi dan pastikan kesejahteraan rakyat
20 May 2026 11:59 WIB
Presiden Prabowo targetkan defisit maksimal 2,4 persen dari PDB pada RAPBN 2027
20 May 2026 11:59 WIB
Ketum parpol hingga menteri kabinet hadiri pidato KEM-PPKF Presiden Prabowo di DPR
20 May 2026 11:58 WIB