Kendari (Antara Sultra) - Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Kendari, menyebutkan pasokan ikan segar di Kendari yang menipis, menyebabkan harganya melonjak.
"Pasokan ikan yang kurang sehingga harga ikan naik dua kali lipat," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendari, Agus Salim Safarulah, di Kendari, Selasa.
Ia mengatakan harga ikan tuna per ekor yang awalnya dijual Rp50 ribu, saat ini pedagang menjualnya hingga Rp100 ribu per ekor.
"Kondisi ini terjadi pada berbagai jenis ikan, mekanisme pasar berlaku ketika stok kurang sedangkan permintaan tinggi maka harga otomatis naik," katanya.
Menurut dia, kurangnya pasokan ikan tersebut karena masih kurang nelayan yang melakukan aktivitas melaut.
"Mungkin karena pengaruh Lebaran sehingga nelayan masih jarang yang melaut karena sedang melakukan silaturahmi dengan keluarganya," ujar Agus.
Dia mengatakan ikan segar yang dijual di beberapa pasar tradisional di kota itu, jumlanya terbatas.
"Yang masih terlihat cukup itu hanya ikan air tawar atau ikan hasil budi daya, sedangkan ikan air laut susah didapat," katanya.
Harga Ikan Di Kendari Melonjak
Rabu, 5 Juli 2017 9:42 WIB
Ilustrasi. (Foto ANTARA)
Pewarta : Suparman
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Asmo Sulsel salurkan 2.000 bibit ikan dorong kesejahteraan pembudidaya di Ambon
09 April 2026 10:41 WIB
Presiden Prabowo janji salurkan kapal tangkap ikan 5 GT hingga 30 GT ke desa nelayan
03 February 2026 9:54 WIB
Tim Pengawasan Perikanan Buton Tengah bekuk nelayan tangkap ikan pakai bom
15 January 2026 23:35 WIB
RI upayakan penyelamatan WNI ABK yang diculik bajak laut dari kapal ikan di perairan Gabon
13 January 2026 13:58 WIB
Tim SAR cari nelayan yang hilang saat jaga bagan ikan di Perairan Wanci Wakatobi
15 October 2025 11:32 WIB
Kampung Reforma Agraria di Pandeglang dorong kesejahteraan petani lewat budidaya ikan
04 October 2025 6:44 WIB