Mentan Panen Pedet 627 Sapi di Konawe Selatan
Rabu, 11 Januari 2017 20:07 WIB
Mentan Amran Sulaiman didampingi Gubernur Sultra Nur Alam saat panen anakan sapi di Konawe Selatan. (Foto Antara/Suparman)
Andoolo, Sultra, Antara Sultra - Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman melakukan panen pedet 627 ekor sapi hasil Inseminasi Buatan (IB) di Desa Ranooha Lestari, Kecamatan Buke, Kabupaten Konawe Selatan, Rabu.
Kegiatan panen pedet yang merupakan program kementerian pertanian, merupakan sebagai upaya percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri.
Amran Sulaiman mengungkapkan pengalamannya saat di Kementerian yang kerap mendapat tawaran dari para pengusaha dari luar untuk mengimpor daging, namun penawaran itu ditolak mentah-mentah.
Pada acara panen Pedet atau anak sapi ini, Menteri Pertanian juga memberikan apresiasi kepada para peternak dan petugas peternakan yang telah bekerja dalam pelaksanaan program gerakan serentak birahi dan inseminasi buatan kemudian program inseminasi buatan yang sebelumnya telah dilaksanakan.
Selain itu Amran Sulaiman juga memberikan motivasi kepada Provinsi Sulawesi Tenggara agar dapat merealisasikan pencapaian target 47.468 ekor pada pelaksanaan program upaya khusus siwak sejalan dengan telah ditetapkannya Kabupaten Konawe Selatan sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali.
"Berada di Konawe Selatan ini seperti saya pulang kampung, karena 8,5 tahun saya pernah bekerja di daerah ini keluar masuk hutan dengan jalan kaki sekitar 10 kilometer," kata Amran mengenang saat bekerja pada satu perusahaan nasional kala itu.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Gubernur Sultra Nur Alam, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bhakti, Kapolda Sultra Brigjen Pol Andap Budhi Revianto, Kabinda Sultra Brigjen TNI Andi Sumangerukka, Bupati Konawe Selatan Surunuddin, Kasrem 143 Haluoleo Letkol Kav Agus Waluyo, dan Bupati Kolaka Utara Rusda Mahmud.
Kegiatan panen pedet yang merupakan program kementerian pertanian, merupakan sebagai upaya percepatan peningkatan populasi sapi dan kerbau untuk memenuhi kebutuhan daging sapi dalam negeri.
Amran Sulaiman mengungkapkan pengalamannya saat di Kementerian yang kerap mendapat tawaran dari para pengusaha dari luar untuk mengimpor daging, namun penawaran itu ditolak mentah-mentah.
Pada acara panen Pedet atau anak sapi ini, Menteri Pertanian juga memberikan apresiasi kepada para peternak dan petugas peternakan yang telah bekerja dalam pelaksanaan program gerakan serentak birahi dan inseminasi buatan kemudian program inseminasi buatan yang sebelumnya telah dilaksanakan.
Selain itu Amran Sulaiman juga memberikan motivasi kepada Provinsi Sulawesi Tenggara agar dapat merealisasikan pencapaian target 47.468 ekor pada pelaksanaan program upaya khusus siwak sejalan dengan telah ditetapkannya Kabupaten Konawe Selatan sebagai wilayah sumber bibit sapi Bali.
"Berada di Konawe Selatan ini seperti saya pulang kampung, karena 8,5 tahun saya pernah bekerja di daerah ini keluar masuk hutan dengan jalan kaki sekitar 10 kilometer," kata Amran mengenang saat bekerja pada satu perusahaan nasional kala itu.
Dalam kesempatan itu, hadir pula Gubernur Sultra Nur Alam, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bhakti, Kapolda Sultra Brigjen Pol Andap Budhi Revianto, Kabinda Sultra Brigjen TNI Andi Sumangerukka, Bupati Konawe Selatan Surunuddin, Kasrem 143 Haluoleo Letkol Kav Agus Waluyo, dan Bupati Kolaka Utara Rusda Mahmud.
Pewarta : Suparman
Editor : Hernawan Wahyudono
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Jelang panen raya, Bulog Sultra distribusikan 44 ribu ton beras ke wilayah timur
27 January 2026 13:29 WIB
Petani binaan PT Vale di Kolaka panen jagung pakan dukung ketahanan pangan
09 January 2026 10:52 WIB
Polda Sultra panen jagung di lahan lima hektare di Kendari dukung ketahanan pangan
08 January 2026 20:34 WIB
Dukung ketahan pangan, PT Vale bersama kelompok tani panen jagung di Tondowolio Kolaka
08 January 2026 14:59 WIB
Panen raya nasional, Prabowo ganjar bintang jasa untuk Amran hingga petani daerah
07 January 2026 13:19 WIB
Dukung ketahanan pangan, Lapas Kendari panen sayuran dan jagung hasil karya WBP
11 November 2025 18:35 WIB