Serikat Buruh Sultra Gelar Peringatan "May Day"
Kamis, 1 Mei 2014 11:29 WIB
Dua elemen serikat buruh yakni Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Serikat Buruh Konstruksi Bangunan (SBKB) Kendari, Sultra menyampaikan aspirasinya dalam rangka hari buruh internasioanl 'may day'. Nampak Kabid (HI-PK) Magner Sinaga,SH saat menerim
Kendari, (Antara News) - Dua elemen serikat buruh di Sulawesi Tenggara yakni Aliansi Jurnarlis Independen (AJI) dan Serikat Buruh Konstruksi Bangunan (SBKB) Sultra menggelar peringatan Hari Buruh Internasional atau biasa disebut "May Day", di Kendari, Kamis.
Kordinator massa dari SBKB Halini mengatakan, aksi ini kami lakukan untuk menuntut upah yang layak untuk hidup, untuk kesehatan dan keselamatan di tempat kerja, untuk kompensasi dan rehabilitasi.
"Kami harapkan dengan peringatan Hari Buruh ini maka pemerintah maupun perusahaan bisa memahami permasalahan tersebut dan memenuhi kewajiban penerapan upah minimum," ujarnya.
Ia menambahkan Para buruh khususnya yang bekerja dibidang konstruksi bangunan saat ini upahnya masih dibawah upah minimum.
Kordinator massa aksi dari (AJI) Zainal dalam orasinya meminta meminta tiga pikok perbaikan akan helangsungan hidup mereka yaitu hak ekonomi, hak sosial dan hak politik.
Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan (HI dan PK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra Makner Sinaga yang juga ketua posko peringatan May Day 2014 mengatakan bahwa kaum pekerja adalah motor penggerak dari pembangunan di Indonesia.
"Pemerintah akan selalu memperhatikan kaum buruh dengan berusaha menjawab masalah mereka serta akan memberi layanan dan konsultasi kepada seluruh pekerja/buruh yang akan menyampaikan aspirasi yang bersifat positif untuk dapat meningkatkan taraf hidup kaum pekerja," ujar Makner.
Ia menambahkan bahwa membutuhkan sinergitas dan koordinasi dalam antara pemerintah, pengusaha dan kaum pekerja.
Aksi tersebut dilakukan dengan damai dan dikawal oleh pihak kepolisian dari titik kumpul massa aksi di lapangan eks MTQ Nasional Kota Kendari menuju ke posko peringatan May Day di Kantor Disnakertrans Provinsi Sultra.
Kordinator massa dari SBKB Halini mengatakan, aksi ini kami lakukan untuk menuntut upah yang layak untuk hidup, untuk kesehatan dan keselamatan di tempat kerja, untuk kompensasi dan rehabilitasi.
"Kami harapkan dengan peringatan Hari Buruh ini maka pemerintah maupun perusahaan bisa memahami permasalahan tersebut dan memenuhi kewajiban penerapan upah minimum," ujarnya.
Ia menambahkan Para buruh khususnya yang bekerja dibidang konstruksi bangunan saat ini upahnya masih dibawah upah minimum.
Kordinator massa aksi dari (AJI) Zainal dalam orasinya meminta meminta tiga pikok perbaikan akan helangsungan hidup mereka yaitu hak ekonomi, hak sosial dan hak politik.
Kabid Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan (HI dan PK) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sultra Makner Sinaga yang juga ketua posko peringatan May Day 2014 mengatakan bahwa kaum pekerja adalah motor penggerak dari pembangunan di Indonesia.
"Pemerintah akan selalu memperhatikan kaum buruh dengan berusaha menjawab masalah mereka serta akan memberi layanan dan konsultasi kepada seluruh pekerja/buruh yang akan menyampaikan aspirasi yang bersifat positif untuk dapat meningkatkan taraf hidup kaum pekerja," ujar Makner.
Ia menambahkan bahwa membutuhkan sinergitas dan koordinasi dalam antara pemerintah, pengusaha dan kaum pekerja.
Aksi tersebut dilakukan dengan damai dan dikawal oleh pihak kepolisian dari titik kumpul massa aksi di lapangan eks MTQ Nasional Kota Kendari menuju ke posko peringatan May Day di Kantor Disnakertrans Provinsi Sultra.
Pewarta : Oleh Laode Abdul Rahman
Editor : Laode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Entrepreneur Day UHO Perkuat Fotografi Produk Kreatif Mahasiswa Ilkom Fisip
04 November 2025 18:20 WIB
Pertamina Patra Niaga Sulawesi dukung One Day Trail Troff Hasanuddin 2025 di Takalar
21 October 2025 15:32 WIB
Transfer Deadline Day 2025 dihiasi transfer kejutan dan belanja triliunan
03 September 2025 7:42 WIB
Presiden Prabowo dijamu makan malam privat oleh Presiden Macron di Istana lyse
15 July 2025 8:14 WIB
Terpopuler - Seputar Sultra
Lihat Juga
Dikbud Sultra dorong sekolah terapkan Trigatra Bangun Bahasa untuk perkuat literasi
04 May 2026 15:04 WIB
Gubernur ASR harap petugas haji bantu jemaah jalankan ibadah dengn lancar-aman
01 May 2026 15:40 WIB