
Kendari gelar pembinaan religius ASN guna cegah judi online

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar program pembinaan religius bagi para aparatur sipil negara (ASN) sebagai upaya memperkuat keimanan, mencegah keterlibatan dalam judi online (judol), serta memacu kinerja di lingkungan birokrasi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Amir Hasan di Kendari, Jumat, mengatakan pembinaan religius ini agar para ASN menjadikan akhlak terpuji sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
"Karena kalau pelayanan kita baik seperti senyum kepada masyarakat, pasti masyarakat juga senang dengan pelayanan yang diberikan," katanya.
Ia mengharapkan dengan akhlak yang baik, ASN mampu menjadi teladan, baik bagi sesama penyelenggara negara maupun lingkungan masyarakat sekitar.
"Kalau perubahan itu tidak dimulai dari diri kita, bagaimana masyarakat bisa mencontoh perilaku kita nanti atau di lingkungan kerja," ujarnya.
Kepala Bagian (Kabag) Kesra Kota Kendari Sapri menjelaskan salah satu bentuk konkret pembinaan berupa pengajian bulanan bagi ASN bertajuk "Jumat Berahlak". Program yang diinisiasi pimpinan daerah ini diproyeksikan berlangsung rutin setiap bulan hingga akhir tahun.
"Pengajian ini adalah bagian dari upaya meningkatkan iman dan takwa. Harapan kita, ASN bisa memberikan pelayanan terbaik, meningkatkan kedisiplinan, tidak terjerumus kebiasaan buruk seperti judi online, serta berkontribusi bagi kemajuan Kota Kendari," katanya.
Ia menegaskan pembinaan keagamaan ini tidak hanya terbatas pada pengajian bagi umat Muslim, tetapi juga mencakup perayaan hari besar bagi pemeluk agama lain, seperti perayaan Natal bagi ASN Kristiani.
Dalam kegiatan pembinaan tersebut, mantan Wakil Wali Kota Kendari Musaddar Mappasomba memberikan tausiah yakni menekankan pentingnya membangun ketahanan keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah sebagai kunci utama meningkatkan disiplin, mental, dan kinerja ASN.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra/La Ode Ari
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
